Prajurit TNI Diserang Israel, Pakar HI Bongkar Pelanggaran Serius Pasukan Zionis

M Nurhadi, Hiskia Andika Weadcaksana

Minggu, 05 April 2026 | 18:04 WIB
Prajurit TNI Diserang Israel, Pakar HI Bongkar Pelanggaran Serius Pasukan Zionis
Ilustrasi tentara Israel. [Ist]
baca 10 detik
  • Serangan militer Israel di Lebanon selatan telah menewaskan prajurit UNIFIL, termasuk tiga anggota TNI, akibat pelanggaran hukum internasional.
  • Ambisi Israel menggeser zona penyangga hingga Sungai Litani secara nyata meningkatkan risiko keselamatan bagi seluruh pasukan perdamaian dunia.
  • Pakar menyarankan Indonesia melakukan konsolidasi diplomatik global alih-alih menarik diri secara sepihak untuk menekan Israel mematuhi mandat PBB.

Suara.com - Tekanan militer Israel di wilayah Lebanon selatan yang menyebabkan jatuhnya korban dari personel penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) memicu reaksi keras dari kalangan akademisi.

Pakar Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Idham Badruzaman, menilai perubahan strategi militer Israel kini secara nyata meningkatkan risiko keselamatan bagi pasukan perdamaian dunia, termasuk prajurit TNI.

Sorotan ini mengemuka menyusul gugurnya tiga prajurit TNI dalam menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Idham menegaskan bahwa insiden tersebut membuktikan adanya pelanggaran hukum internasional yang serius oleh pihak Israel.

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah ambisi Israel untuk menggeser zona penyangga (buffer zone) dari garis biru (Blue Line) menuju Sungai Litani.

"Padahal keberadaan pasukan perdamaian berada di antara dua wilayah tersebut. Jika pergeseran itu dipaksakan, maka keberadaan pasukan UNIFIL tidak terhindarkan akan terdampak," ujar Idham dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).

Dalam perspektif hukum internasional maupun hukum humaniter, Idham menekankan bahwa pasukan penjaga perdamaian bukanlah objek sah dalam peperangan.

Keberadaan mereka di daerah konflik bertujuan untuk menjaga zona penyangga dan mencegah eskalasi antara kelompok Hizbullah dan militer Israel.

Serangan yang mengenai pasukan PBB dikategorikan sebagai pelanggaran prinsip dasar perlindungan terhadap non-kombatan.

Menurutnya, komunitas internasional harus memberikan perhatian khusus agar perlindungan terhadap pasukan perdamaian diperkuat secara normatif dan praktis di lapangan.

baca juga

"Secara normatif, jika mereka terdampak serangan, itu jelas melanggar hukum internasional. Pasukan perdamaian tidak boleh menjadi target," tegasnya.

Opsi Penarikan Pasukan Harus Melalui Koordinasi Global

Terkait desakan untuk menarik mundur pasukan Indonesia dari Lebanon, Idham menyarankan pemerintah untuk bersikap sangat hati-hati.

Mengingat Indonesia bukan satu-satunya negara kontributor dalam misi UNIFIL, keputusan sepihak dianggap bukan langkah yang bijak secara diplomasi.

Ia menilai, jika Indonesia menarik diri secara mandiri, hal tersebut bisa diartikan sebagai bentuk menyerah kepada tekanan dan tidak sejalan dengan komitmen negara-negara kontributor lainnya.

Sebaliknya, yang dibutuhkan saat ini adalah konsolidasi antarnegara penyumbang pasukan untuk memberikan tekanan diplomatik yang lebih kuat kepada Israel agar menghormati mandat PBB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:25 WIB

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:09 WIB

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:15 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:09 WIB

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

Kondisi Makin Tak Aman, Panglima Instruksikan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

News | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:17 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Warga Jakarta Boleh Tolak Bayar Parkir jika Izin Operator Kedaluwarsa

Warga Jakarta Boleh Tolak Bayar Parkir jika Izin Operator Kedaluwarsa

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini

Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Koalisi Jagalah Warga Dorong Komdigi Lindungi Masyarakat dari Penipuan Transaksi Digital

Koalisi Jagalah Warga Dorong Komdigi Lindungi Masyarakat dari Penipuan Transaksi Digital

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Persembahkan Trofi Untuk Masyarakat Indonesia

Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Persembahkan Trofi Untuk Masyarakat Indonesia

Video | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ole Romeny Bawa Jersi Marselino Saat Indonesia Juara: Dia Ada untuk Saya Sejak Hari Pertama

Ole Romeny Bawa Jersi Marselino Saat Indonesia Juara: Dia Ada untuk Saya Sejak Hari Pertama

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:56 WIB

×