- Seorang perwira Angkatan Udara AS berhasil bertahan selama 36 jam di Pegunungan Zagros, Iran, setelah pesawatnya ditembak jatuh.
- Militer AS mengerahkan pasukan khusus dan pesawat untuk melakukan operasi penyelamatan berisiko tinggi terhadap pilot yang sedang terluka tersebut.
- Pemerintah AS mengklaim pilot telah dievakuasi ke Kuwait, namun pihak militer Iran membantah keberhasilan misi penyelamatan tersebut secara resmi.
Kabar terbaru menyebut korban kini telah dievakuasi ke Kuwait untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
“Ini adalah operasi penyelamatan yang sangat berani dan sukses,” ujar Trump,
Namun klaim penyelamatan dari pihak AS ini dibantah pihak Iran.
Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbia Iran Ebrahim Zolfaghari mengatakan pasukan militer Iran telah menghancurkan sejumlah pesawat AS di wilayah selatan Isfahan.
Serangan ini mengakibatkan gagalnya misi AS untuk menyelamatkan seorang pilot tempur Amerika yang jatuh di Iran.