Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!

Pebriansyah Ariefana

Senin, 06 April 2026 | 10:59 WIB
Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!
Abbas Araghchi (X Abbas Araghchi)
baca 10 detik
  • Abbas Araghchi menyebut ancaman serangan energi Amerika Serikat adalah bukti kejahatan perang nyata.

  • Konflik sejak Februari 2026 telah menewaskan 1.300 orang termasuk pemimpin tertinggi Iran.

  • Iran melakukan aksi balasan dengan serangan drone dan membatasi akses kapal Selat Hormuz.

Suara.com - Situasi geopolitik perang di Timur Tengah semakin memanas setelah munculnya pernyataan resmi dari otoritas tertinggi diplomatik Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan kritik tajam terhadap sikap provokatif yang ditunjukkan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas ancaman Washington yang berencana menargetkan sektor energi vital milik Republik Islam tersebut.

Bagi pihak Iran, niat buruk untuk menghancurkan infrastruktur energi bukan sekadar gertakan militer biasa dalam sebuah konflik.

Kementerian Luar Negeri Iran secara resmi merilis pernyataan ini pada hari Minggu melalui saluran komunikasi digital mereka.

Pihak Teheran menilai bahwa ancaman tersebut merupakan sebuah testimoni terbuka mengenai pelanggaran hukum kemanusiaan internasional yang berat.

Hal ini terungkap secara mendalam setelah adanya koordinasi melalui sambungan telepon antara Abbas Araghchi dengan sejawatnya dari Rusia.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menjadi mitra diskusi penting dalam membahas stabilitas keamanan di wilayah tersebut yang kian rapuh.

“Menteri Luar Negeri Iran, juga menyinggung ancaman AS untuk menyerang fasilitas energi Iran, menyebut pernyataan tersebut sebagai pengakuan yang jelas atas tindakan kejahatan perang,” tulis kementerian tersebut.

baca juga

Logika hukum yang digunakan Iran adalah bahwa menargetkan sumber daya publik secara sengaja merupakan bentuk agresi yang tidak manusiawi.

Pemerintah Iran tidak tinggal diam dan langsung menggalang dukungan dari berbagai lembaga pengawas keamanan dunia saat ini.

Araghchi secara eksplisit meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengambil posisi tegas dalam menanggapi manuver berbahaya dari pihak Amerika.

Selain PBB, Badan Energi Atom Internasional atau IAEA juga diharapkan memberikan perhatian khusus terhadap ancaman fasilitas nuklir sipil.

Iran mendesak lembaga-lembaga tersebut untuk segera memberikan kutukan resmi sebelum kerusakan yang lebih luas terjadi pada infrastruktur mereka.

Ketakutan terbesar adalah dampak dari serangan terhadap industri pendidikan, medis, hingga nuklir yang menjadi tulang punggung kehidupan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Banyak Omong, Lobi Ajaib Anwar Ibrahim Bikin  Kapal Petronas Bebas Lewat Selat Hormuz

Tak Banyak Omong, Lobi Ajaib Anwar Ibrahim Bikin Kapal Petronas Bebas Lewat Selat Hormuz

News | Senin, 06 April 2026 | 10:41 WIB

Perang Dunia di Depan Mata, China Turun Gunung Tekan Amerika - Israel soal Selat Hormuz

Perang Dunia di Depan Mata, China Turun Gunung Tekan Amerika - Israel soal Selat Hormuz

News | Senin, 06 April 2026 | 10:19 WIB

Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin

Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin

News | Senin, 06 April 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×