Respons Ketegangan di Selat Hormuz, Jepang Aktifkan Saluran Darurat ke Iran

Ronald Seger Prabowo

Senin, 06 April 2026 | 13:03 WIB
Respons Ketegangan di Selat Hormuz, Jepang Aktifkan Saluran Darurat ke Iran
Ilustrasi kapal laut pengangkut BBM melaju lewat Selat Hormuz, Iran. [Freepik]
baca 10 detik
  • Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menjaga komunikasi langsung dengan Iran untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz, Senin (6/4/2026).
  • Jepang mendesak Iran mengambil langkah perlindungan bagi seluruh kapal di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
  • Konflik bersenjata antara Iran, AS, dan Israel telah menghentikan pengiriman energi global serta memicu kenaikan harga bahan bakar dunia.

Suara.com - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan bahwa negaranya menggunakan saluran komunikasi langsung dengan Iran untuk memastikan keselamatan pelayaran di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sanae menjelaskan, pihaknya menjaga komunikasi yang erat dengan Iran di berbagai tingkatan hingga saat ini.

"Menyatakan keprihatinan tentang banyaknya kapal yang masih berada di Teluk Persia, termasuk yang terkait dengan Jepang," katanya menanggapi pertanyaan di parlemen melansir ANTARA, Senin (6/4/2026).

Sanae juga mengatakan pihaknya mendesak Iran agar mengambil tindakan yang tepat demi memastikan keselamatan semua kapal di Selat Hormuz, seraya menambahkan model berkomunikasi secara langsung tersebut akan terus digunakan.

"Melalui saluran langsung dengan Iran, kami akan terus mencari langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keselamatan navigasi di Selat Hormuz. Penting untuk memastikan keselamatan navigasi semua kapal, termasuk kapal Jepang di Selat Hormuz," tambah PM Sanae.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan penyerbuan bersama terhadap sejumlah sasaran di wilayah Iran pada 28 Februari yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, jatuhnya korban jiwa, serta menewaskan pemimpin tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Penyerbuan bersama AS-Israel itu dibalas Iran dengan menyerang wilayah Israel, serta fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Situasi konflik itu secara efektif menghentikan pengiriman logistik maupun minyak bumi dan gas melalui Selat Hormuz - jalur utama untuk pasokan minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia ke pasar global - hingga memicu lonjakan harga bahan bakar di sebagian besar negara di dunia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB

Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'

Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'

News | Senin, 06 April 2026 | 12:31 WIB

Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga

Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga

News | Senin, 06 April 2026 | 12:07 WIB

Terkini

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

×