Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia, Pengamat UGM: Kalau Terlalu Berisik, Biasanya Tak Serius

Vania Rossa | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 14:58 WIB
Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia, Pengamat UGM: Kalau Terlalu Berisik, Biasanya Tak Serius
Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia. (dok. ist)
  • Pengamat UGM Muhadi Sugiono menilai diplomasi Presiden AS Donald Trump bersifat intimidatif dengan gaya gertakan layaknya premanisme.
  • Strategi tes ombak tersebut dilakukan Trump untuk mendominasi posisi tawar negosiasi terhadap lawan yang merasa ketakutan.
  • Iran menanggapi ancaman keras Trump dengan santai melalui ejekan di media sosial tanpa terintimidasi oleh retorika militer.

Suara.com - Pengamat Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhadi Sugiono, menyebut gaya diplomasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai 'premanisme' belaka yang mengandalkan gertakan untuk menekan lawan bicara. 

"Kalau kita lihat Trump itu bekerja dalam teori hubungan internasional itu dengan namanya gunboat diplomacy artinya kalau dalam bahasa Indonesia, diplomasi tapi dengan todongan senjata," kata Muhadi saat dihubungi, Suara.com, Senin (6/4/2026).

Dipaparkan Muhadi bahwa strategi ini merupakan upaya Trump untuk melakukan testing the water atau tes ombak terhadap lawannya. Jika pihak lawan merasa takut, maka Trump akan mendapatkan posisi tawar yang dominan dalam negosiasi. 

Hal ini pernah pula diterapkan oleh Trump saat menekan mitra dagang Amerika Serikat dan dalam kasus Greenland.

"Dia ngetes ombaklah kira-kira gitu. Jadi kalau 'aku lakukan ini dia keder enggak?' Nah kalau dia keder, otomatis kekuatan dalam negosiasi ada pada dia (Trump). Dia akan bisa memperoleh semuanya," tuturnya.

Adapun sebelumnya Trump melontarkan ancaman terhadap Teheran untuk segera membuka Selat Hormuz. Ia mengancam bahwa AS akan menggempur fasilitas publik di Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan-jembatan jika permintaan pembukaan Selat Hormuz tak digubris.

Namun nampaknya cara itu tidak efektif ketika diterapkan kepada Iran. Muhadi bilang bahwa Iran adalah kekuatan regional yang tidak mudah diintimidasi oleh retorika belaka. 

Sebaliknya, ancaman vokal dari Trump sering kali menandakan bahwa sang Presiden sebenarnya tidak sedang serius melakukan tindakan militer.

"Tapi kalau dia gembar-gembor ya dia akan lihat lawannya seperti apa. Nah ini kebetulan lawannya kan Iran, dan Iran itu bukan tipe yang bisa digertak," ungkapnya.

"Apalagi semakin keras dia ngomong itu artinya enggak ada apa-apanya," tambahnya.

Menurut pengamatannya, Trump hanya akan bertindak nyata jika ia merasa yakin sepenuhnya, seperti dalam intervensi di Venezuela.

"Menghadapi diplomasi Trump itu jangan terlalu serius ketika kita mendengarkan dia menggertak. Tapi kita harus lebih serius berpikir kalau Donald Trump itu anteng," ujarnya. 

Diketahui berbagai ancaman Trump itu seringkali disertai caci-maki maupun bahasa yang kasar. Namun, sejauh ini pihak Teheran justru menanggapi hal itu secara santai.

Alih-alih mengeluarkan pernyataan militer yang kaku, kedutaan besar dan konsulat Iran di seluruh dunia justru menggunakan media sosial X untuk mengejek Trump dengan campuran humor, meme, dan kritik tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Iran Bongkar Kejanggalan Operasi Penyelamatan Pilot AS: Narasinya Hollywood Banget

Media Iran Bongkar Kejanggalan Operasi Penyelamatan Pilot AS: Narasinya Hollywood Banget

News | Senin, 06 April 2026 | 13:24 WIB

Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'

Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'

News | Senin, 06 April 2026 | 12:31 WIB

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:48 WIB

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:43 WIB

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34 WIB

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:27 WIB

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

Polisi Bantah Isu Begal di Tomang, Ternyata Motif Asmara dan Dendam Pribadi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:21 WIB

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

Siasat Pencuri di Jaksel Gasak Kotak Amal, Pura-pura Salat Ashar Demi Kelabui Jemaah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:11 WIB

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

KPAI Bongkar Modus Baru Narkoba: Zat Adiktif Disamarkan dalam Vape hingga Makanan Anak

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:10 WIB

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Berawal dari Latihan Sepatu Roda, Anak 16 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:51 WIB