Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah

Bernadette Sariyem

Rabu, 08 April 2026 | 14:18 WIB
Donald Trump: Kami Akan Bantu Rekonstruksi Iran, Ini Era Emas Timur Tengah
Unggahan terbaru Presiden AS Donald Trump di Truth Social setelah menyatakan gencatan senjata dengan Iran, Rabu (8/4/2026).
baca 10 detik
  • Presiden Donald Trump menyepakati gencatan senjata dua pekan dengan Iran mulai Rabu (8/4/2026) setelah menerima sepuluh poin tuntutan.
  • Gencatan senjata tersebut disepakati melalui mediasi Pakistan dengan syarat Iran menjamin akses navigasi aman di Selat Hormuz.
  • Kedua negara dijadwalkan memulai perundingan perdamaian lebih lanjut di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (10/4/2026) untuk mencari kesepakatan permanen.

Respons Teheran: Gencatan Senjata Bersyarat

Di pihak lain, Iran menyambut baik tawaran penangguhan serangan tersebut, meski tetap memberikan catatan tegas.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyatakan melalui akun media sosialnya bahwa Teheran akan menghentikan seluruh operasi defensif mereka selama militer AS tidak melakukan provokasi baru.

Araghchi juga mengonfirmasi selama dua minggu ke depan, kapal-kapal internasional akan diizinkan melintasi Selat Hormuz di bawah koordinasi pasukan Iran.

Ia menekankan, langkah ini diambil setelah adanya pengakuan dari pihak AS terhadap kerangka kerja yang diajukan Teheran.

“Mengingat permintaan AS untuk negosiasi berdasarkan proposal 15 poinnya serta pengumuman oleh POTUS tentang penerimaan kerangka umum proposal 10 poin Iran sebagai basis negosiasi, saya dengan ini menyatakan atas nama Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran: Jika serangan terhadap Iran dihentikan, Angkatan Bersenjata kami yang Kuat akan menghentikan operasi pertahanan mereka. Untuk jangka waktu dua minggu, lintas aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan pertimbangan teknis yang semestinya,” tulis Araghchi.

Para pejabat dari kedua belah pihak kini sedang mempersiapkan teknis negosiasi yang lebih luas.

Kabar yang terkonfirmasi menyebutkan perundingan perdamaian akan dimulai secara cepat, yakni Jumat (10/4) lusa di Islamabad, Pakistan.

Lokasi ini dipilih mengingat peran strategis Pakistan sebagai mediator yang dipercaya oleh kedua belah pihak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

DPR Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dave Laksono: Diplomasi Masih Jadi Instrumen Utama!

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:03 WIB

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

2 Masalah Besar Ini Jadi Alasan Donald Trump Pilih Damai Sementara dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:58 WIB

30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata

30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:36 WIB

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'

Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:22 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!

Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:20 WIB

Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan

Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:58 WIB

Hasil Lengkap Investigasi PBB soal TNI Tewas karena Proyektil Israel

Hasil Lengkap Investigasi PBB soal TNI Tewas karena Proyektil Israel

News | Rabu, 08 April 2026 | 12:54 WIB

Terkini

Bukan Dicabut, Menkum Ungkap Fakta Sebenarnya Soal Hak Cipta Sound Horeg

Bukan Dicabut, Menkum Ungkap Fakta Sebenarnya Soal Hak Cipta Sound Horeg

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:13 WIB

Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok

Gus Ipul Sambangi dan Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solok

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:12 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Tidak Selalu Harus Hadir: Mengapa Memberi Ruang dalam Relasi Itu Penting?

Tidak Selalu Harus Hadir: Mengapa Memberi Ruang dalam Relasi Itu Penting?

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Nusron Wahid Absen Pemeriksaan KPK, Berdalih Ada Agenda Internal

Nusron Wahid Absen Pemeriksaan KPK, Berdalih Ada Agenda Internal

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Buka Peluang Pengguna Kacamata Masuk TNI-Polri, Asal Punya Syarat Ini

Prabowo Buka Peluang Pengguna Kacamata Masuk TNI-Polri, Asal Punya Syarat Ini

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Kompleks DPR hingga MK di IKN Ditargetkan Rampung 2028

Kompleks DPR hingga MK di IKN Ditargetkan Rampung 2028

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Dukung MotoGP Jepang 2026 Motul Amankan Kemitraan Hingga 2030

Dukung MotoGP Jepang 2026 Motul Amankan Kemitraan Hingga 2030

Otomotif | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Jangan Sampai Kecolongan, DPRD DKI Minta Dinkes Gencarkan Skrining Influenza A

Jangan Sampai Kecolongan, DPRD DKI Minta Dinkes Gencarkan Skrining Influenza A

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Ratifikasi UNCAC Bukan Berarti Illicit Enrichment Otomatis Berlaku di Indonesia

Ratifikasi UNCAC Bukan Berarti Illicit Enrichment Otomatis Berlaku di Indonesia

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:03 WIB

×