DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 14:54 WIB
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal atau Deng Ical. (Instagram/@dengical_official)
  • Anggota DPR RI Syamsu Rizal mengecam serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, yang menewaskan 254 orang pada 8 April 2026.
  • Serangan tersebut merusak kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat serta mengancam stabilitas keamanan di Timur Tengah.
  • Pemerintah Indonesia didesak mengambil langkah diplomasi tegas dan menuntut pertanggungjawaban atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal, yang akrab disapa Deng Ical, melontarkan kecaman keras terhadap serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Israel ke Beirut, Lebanon, pada Rabu (8/4/2026). 

Serangan mematikan tersebut dilaporkan telah merenggut sedikitnya 254 nyawa.

Ia menilai aksi militer tersebut tidak hanya menjadi tragedi kemanusiaan yang besar, tetapi juga secara langsung menghancurkan upaya perdamaian dan kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang baru saja disepakati.

Menurutnya, tindakan Israel ini telah memporak-porandakan komitmen hubungan antarnegara yang seharusnya dibangun di atas landasan saling percaya. 

Ia menilai Israel telah mempertontonkan perilaku yang sangat buruk dalam konteks diplomasi internasional.

“Serangan ini jelas mencederai upaya perdamaian yang sedang dibangun. Kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Amerika menjadi tidak berarti ketika aksi militer seperti ini terus dilakukan,” ujar Deng Ical kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).

Ia juga mengkhawatirkan bahwa eskalasi ini akan memicu efek domino yang memperburuk stabilitas di kawasan Timur Tengah.

“Langkah Israel ini akan semakin memanaskan situasi kawasan dan membuka potensi konflik yang lebih luas,” tegasnya.

Menyikapi situasi tersebut, ia mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomasi yang tegas di forum-forum internasional. 

Indonesia diharapkan mampu menggalang dukungan komunitas global guna menekan Israel dan Amerika Serikat agar segera menghentikan tindakan yang memperkeruh keadaan.

Secara khusus, Deng Ical juga menekankan bahwa Indonesia harus terus menuntut pertanggungjawaban atas tewasnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

“Indonesia harus konsisten memperjuangkan keadilan, termasuk meminta pertanggungjawaban atas gugurnya prajurit TNI yang bertugas menjaga perdamaian dunia,” pungkasnya.

Sementara itu, ketegangan di tingkat global semakin memuncak setelah Pemimpin Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuduh Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dua pekan tersebut. 

Ghalibaf menyatakan bahwa dari 10 poin proposal gencatan senjata, terdapat tiga poin yang dilanggar oleh AS, di mana salah satunya adalah berlanjutnya serangan Israel ke wilayah Lebanon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Indonesia Respons Positif Gencatan Senjata Iran-AS

Pemerintah Indonesia Respons Positif Gencatan Senjata Iran-AS

Video | Kamis, 09 April 2026 | 14:42 WIB

Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:36 WIB

PKB Apresiasi Gencatan Senjata ASIran, DPR Dorong Indonesia Aktif Jaga Perdamaian

PKB Apresiasi Gencatan Senjata ASIran, DPR Dorong Indonesia Aktif Jaga Perdamaian

News | Kamis, 09 April 2026 | 13:24 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB