Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran

Arif Budi

Kamis, 09 April 2026 | 14:36 WIB
Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran
Presiden Prancis Emmanuel Macron minta Lebanon dimasukkan dalam gencatan senjata AS dan Iran. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/sgd/foc]
baca 10 detik
  • Presiden Emmanuel Macron mendesak Donald Trump dan Presiden Iran memasukkan Lebanon ke dalam kesepakatan gencatan senjata demi stabilitas regional.
  • Israel menolak usulan tersebut dan melancarkan serangan udara besar-besaran di Lebanon yang mengakibatkan ratusan korban jiwa serta luka-luka.
  • Prancis menyatakan komitmen untuk terus melakukan upaya diplomatik guna mencapai kesepakatan keamanan komprehensif bagi seluruh pihak di Timur Tengah.

Suara.com - Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyerukan agar Donald Trump dan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian turut memasukkan Lebanon dalam kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan sebelumnya.

“Saya menyatakan harapan saya bahwa gencatan senjata akan sepenuhnya dihormati oleh masing-masing pihak yang bertikai, di semua area konfrontasi, termasuk di Libanon,” tulis Macron di X.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan syarat yang diperlukan agar gencatan senjata dapat dipercaya dan langgeng.

Macron tercatat sebagai pemimpin Barat pertama yang berkomunikasi langsung dengan presiden Iran setelah pengumuman gencatan senjata.

Namun di sisi lain, Israel menegaskan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam cakupan kesepakatan tersebut.

Tak lama setelah pengumuman gencatan senjata, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Lebanon.

Dalam waktu singkat, lebih dari seratus serangan terjadi hanya dalam 10 menit. Serangan itu menewaskan sedikitnya 254 orang dan melukai lebih dari seribu lainnya, berdasarkan data pemerintah.

Ibu kota Beirut disebut mengalami salah satu pemboman paling intens sejak konflik Israel–Hizbullah pecah bulan lalu.

“Situasinya kritis di Lebanon,” Macron memperingatkan menjelang rapat dewan pertahanan Prancis.

baca juga

“Apa yang kami saksikan dengan serangan dan pendudukan Israel di Lebanon selatan bukanlah respons yang tepat,” katanya.

Serangan Israel disebut sebagai respons atas aksi kelompok Hezbollah yang berafiliasi dengan Iran.

Sejak Maret, eskalasi antara kedua pihak terus meningkat, dengan korban jiwa di Lebanon dilaporkan telah melampaui 1.500 orang.

Sementara itu, serangan dari Hizbullah juga disebut sebagai balasan atas pelanggaran gencatan senjata yang terjadi hampir setiap hari, meski kesepakatan sebelumnya telah diteken pada November 2024.

Macron menegaskan bahwa gencatan senjata seharusnya menjadi pintu masuk menuju perundingan yang lebih luas demi stabilitas kawasan.

Ia menilai kesepakatan ke depan harus menjamin keamanan bagi semua di Timur Tengah.

“Setiap kesepakatan harus membahas kekhawatiran yang ditimbulkan oleh program nuklir dan rudal balistik Iran, serta kebijakan regionalnya dan tindakannya yang menghalangi navigasi melalui Selat Hormuz,” ucapnya.

Ia juga memastikan bahwa Prancis akan tetap terlibat aktif dalam upaya diplomatik tersebut.

Menurut Macron, negaranya akan memainkan peran penuhnya, dalam koordinasi erat dengan para mitranya di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:02 WIB

PKB Apresiasi Gencatan Senjata ASIran, DPR Dorong Indonesia Aktif Jaga Perdamaian

PKB Apresiasi Gencatan Senjata ASIran, DPR Dorong Indonesia Aktif Jaga Perdamaian

News | Kamis, 09 April 2026 | 13:24 WIB

Negosiator Iran Masih Misterius! Siapa Sosok di Balik Perundingan Panas dengan AS?

Negosiator Iran Masih Misterius! Siapa Sosok di Balik Perundingan Panas dengan AS?

News | Kamis, 09 April 2026 | 13:18 WIB

Siapa Mohammed Wishah? Wartawan Dirudal Israel saat Liputan di Gaza

Siapa Mohammed Wishah? Wartawan Dirudal Israel saat Liputan di Gaza

News | Kamis, 09 April 2026 | 13:10 WIB

RI Respons Temuan Awal PBB Soal Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Segera Tuntaskan Investigasi!

RI Respons Temuan Awal PBB Soal Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Segera Tuntaskan Investigasi!

News | Kamis, 09 April 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:17 WIB

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:13 WIB

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

Dari Ketua DPRD Sampai Camat, KPK Sisir Pejabat Kuansing Terkait Skandal Jual Beli Jabatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:09 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:02 WIB

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

KPK Periksa 9 Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing, Ketua DPRD Juprizal Ikut Dipanggil!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

Ada Potensi Fraud Rp6 Triliun, BPJS Kesehatan Minta Pengawalan KPK

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:53 WIB

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49 WIB

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

Sasar Orang Mampu, Pramono Anung Godok Ulang Kenaikan Tarif Transjakarta dan Subsidi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:46 WIB

JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung

JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:45 WIB

×