Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 08:17 WIB
Selat Hormuz Ditutup Lagi Akibat Israel Serang Lebanon, Iran Murka Gencatan Senjata AS Dilanggar
Selat Hormuz (Suara.com)
  • Iran menutup Selat Hormuz karena serangan Israel ke Lebanon melanggar kesepakatan gencatan senjata.

  • IRGC menyiapkan rute alternatif di Pulau Larak guna menghindari potensi ranjau anti kapal.

  • Teheran berencana membatasi lalu lintas hanya 12 kapal per hari dengan biaya transit khusus.

Suara.com - Stabilitas keamanan di wilayah Selat Hormuz kini kembali berada dalam titik nadir yang sangat mengkhawatirkan.

Pemerintah Iran secara resmi memutuskan untuk menutup kembali jalur pelayaran vital tersebut bagi aktivitas perdagangan internasional.

Langkah drastis ini diambil setelah kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dianggap telah dikhianati secara sepihak.

Pemicu utamanya adalah agresi militer besar-besaran yang dilakukan oleh pihak Israel ke wilayah kedaulatan Lebanon.

Laporan dari Irani Internasional menyebutkan bahwa Iran merasa dikhianati karena komitmen perdamaian tidak dihormati oleh sekutu AS.

Tragedi berdarah terjadi pada Rabu (8/4) saat militer Israel menghujani Lebanon dengan serangan udara yang sangat destruktif.

Operasi militer tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa sebanyak 254 orang serta melukai ribuan warga sipil lainnya.

Teheran beranggapan bahwa perjanjian damai dengan Washington seharusnya otomatis menghentikan segala bentuk provokasi militer terhadap Lebanon.

Namun, pihak Tel Aviv memiliki interpretasi hukum yang berbeda dan mengklaim Lebanon bukan bagian dari perjanjian tersebut.

Ketidaksamaan persepsi ini memicu amarah besar dari pihak Iran yang langsung merespons dengan memblokade Selat Hormuz.

Sebelum keputusan penutupan total diambil, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sempat memberikan opsi rute lain.

Jalur navigasi darurat ini dirancang untuk memastikan kapal tanker tetap bisa bergerak tanpa terjebak dalam disrupsi.

Peta terbaru menunjukkan bahwa kapal-kapal dapat memanfaatkan wilayah utara Pulau Larak di kawasan Laut Oman.

Rute ini merupakan pintu masuk yang disiapkan bagi kapal yang ingin menuju ke arah Teluk Persia.

Sebaliknya, arus keluar kapal diarahkan menuju sisi selatan Pulau Larak untuk mencapai perairan bebas di Laut Oman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

Sekutu Mulai Pecah Kongsi? Inggris Kecam Trump dan Tuntut Gencatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 08:04 WIB

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:53 WIB

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:27 WIB

Terkini

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:31 WIB

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:29 WIB

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:20 WIB

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:14 WIB

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:09 WIB