Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

Galih Prasetyo

Jum'at, 10 April 2026 | 19:04 WIB
Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu
Panglima militer Israel Eyal Zamir menegaskan bahwa pasukannya masih berada dalam kondisi perang di wilayah selatan Lebanon, sementara itu PM Israel Benjamin Netanyahu mulai melunak untuk membuka jalur diplomasi [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Panglima Eyal Zamir menegaskan Israel tetap melanjutkan operasi militer di Lebanon selatan tanpa adanya gencatan senjata saat ini.
  • Pemerintah Israel membuka peluang negosiasi diplomatik dengan Lebanon, namun proses tersebut tetap berlangsung di bawah tekanan militer.
  • Serangan roket dari Lebanon memicu sirene peringatan di berbagai wilayah Israel, menyusul operasi besar militer yang melumpuhkan militan.

Suara.com - Panglima militer Israel (IDF), Eyal Zamir menegaskan bahwa pasukannya masih berada dalam kondisi perang di wilayah selatan Lebanon.

Eyal Zamir menyebut bahwa tidak ada gencatan senjata untuk wilayah Lebanon dan militer Israel akan terus melakukan serangan.

“Kami tidak dalam gencatan senjata. Kami terus bertempur di sektor ini, yang merupakan front utama kami,” kata Zamir dalam keterangannya di Bint Jbeil, seperti dilansir dari Channel 14, Jumat (10/4).

Dalam pernyataannya, Zamir juga menyoroti dampak strategis konflik terhadap Iran.

Menurutnya, kondisi Iran saat ini berbeda dibanding sebelum perang, dengan posisi yang dinilai semakin melemah.

“Iran sebelum perang ini bukan lagi Iran yang sama. Mereka jauh lebih lemah, dan dampaknya terasa langsung pada Hizbullah yang kini menyadari dirinya semakin terisolasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zamir menyebut bahwa tekanan militer terus diberikan, baik melalui serangan udara maupun operasi darat.

Panglima militer Israel Eyal Zamir menegaskan bahwa pasukannya masih berada dalam kondisi perang di wilayah selatan Lebanon, sementara itu PM Israel Benjamin Netanyahu mulai melunak untuk membuka jalur diplomasi [Tangkap layar X]
Panglima militer Israel Eyal Zamir menegaskan bahwa pasukannya masih berada dalam kondisi perang di wilayah selatan Lebanon, sementara itu PM Israel Benjamin Netanyahu mulai melunak untuk membuka jalur diplomasi [Tangkap layar X]

“Hizbullah menghadapi jet tempur kami di garis depan hingga ke wilayah dalam, sekaligus berhadapan dengan pasukan darat kami,” katanya.

Zamir menegaskan bahwa tujuan utama operasi ini adalah menghilangkan ancaman langsung terhadap permukiman di wilayah utara Israel.

baca juga

“Kami sedang menghapus ancaman langsung terhadap warga kami. Ini adalah perkembangan yang sangat signifikan dan pencapaian penting,” lanjutnya.

Menariknya pernyataan dari Zamir itu justru berbeda dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu.

Netanyahu mengumumkan langkah diplomatik dengan membuka peluang negosiasi langsung dengan Lebanon.

“Kami telah menginstruksikan untuk memulai pembicaraan langsung, dengan fokus pada pelucutan senjata Hizbullah dan normalisasi hubungan,” kata Netanyahu.

Meski demikian, seorang pejabat Israel menegaskan bahwa proses negosiasi tetap akan berlangsung di tengah operasi militer.

“Pembicaraan akan dilakukan di bawah tekanan senjata,” ujarnya, menandakan konflik belum akan mereda dalam waktu dekat.

Sementara itu melansir dari laporan Ynet, serangan rudal dari wilayah Lebanon kembali memicu ketegangan setelah sistem pertahanan udara Israel pada Kamis waktu setempat.

Sirene peringatan berbunyi luas, mulai dari kawasan Sharon hingga Ashdod, disertai dentuman keras akibat intersepsi di udara.

Serangan terjadi hanya sehari setelah operasi besar-besaran Israel yang disebut sebagai pukulan telak terhadap Hizbullah.

Menteri Pertahanan Israel Katz menyebut operasi itu sebagai “serangan yang sangat kuat ke wajah organisasi tersebut.”

“Lebih dari 200 militan telah dilumpuhkan dalam operasi terbaru, sehingga totalnya melampaui 1.400 sejak konflik berlangsung,” kata Katz.

"Hizbullah kini berada dalam kebingungan besar dan mendesak gencatan senjata.”

Katz juga mengklaim adanya tekanan dari Iran terhadap Hizbollah untuk menghentikan konflik.

“Para patron Iran khawatir Israel akan menghancurkan organisasi itu sepenuhnya,” ujarnya.

Tak hanya di kawasan kawasan Sharon hingga Ashdod, sirene peringatan serangan udara berbunyi di sejumlah wilayah utara Israel, termasuk Haifa, Krayot, dan Acre.

Insiden yang terjadi pada Kamis malam itu memicu kepanikan warga, meski tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan.

Laporan awal menyebutkan sejumlah roket berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara, sementara lainnya jatuh di area terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel

Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 18:19 WIB

Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan

Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:04 WIB

Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas

Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 17:39 WIB

Viral Mahasiswa Indonesia Bongkar Listrik di Iran saat Perang

Viral Mahasiswa Indonesia Bongkar Listrik di Iran saat Perang

Video | Jum'at, 10 April 2026 | 19:35 WIB

AS Kecele? Pakar Bongkar Rahasia Doktrin Mozaik: Iran Hydra, Bukan Ular yang Mati Jika Dipenggal!

AS Kecele? Pakar Bongkar Rahasia Doktrin Mozaik: Iran Hydra, Bukan Ular yang Mati Jika Dipenggal!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:48 WIB

Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat

Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:41 WIB

Terkini

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

×