Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Sabtu, 11 April 2026 | 12:39 WIB
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
Gunungan sampah setinggi kurang lebih enam meter terpantau berada di area depan blok penjualan sayuran dan buah-buahan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (30/3/2026). [Suara.com/Tsabita]
  • Perumda Pasar Jaya berhasil menuntaskan pembersihan 6.970 ton sampah di Pasar Induk Kramat Jati pada 10 April 2026.
  • Pembersihan dilakukan menggunakan 228 rit pengangkutan untuk mengatasi tumpukan sampah akibat gangguan teknis di TPST Bantargebang.
  • Pihak pengelola kini menguji coba teknologi thermal hydrolysis dan sistem MASARO sebagai solusi pengelolaan sampah jangka panjang.

Suara.com - Perumda Pasar Jaya menuntaskan persoalan tumpukan sampah yang sempat menggunung di area Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pembersihan intensif yang dilakukan selama beberapa hari terakhir membuahkan hasil dengan rampungnya pengangkutan seluruh sisa limbah pada Jumat (10/4/2026).

Sebelumnya, area pasar sempat menjadi sorotan akibat timbunan sampah yang tingginya dilaporkan mencapai sekitar 6 meter.

Tak tanggung-tanggung, total volume sampah yang sempat terbengkalai itu menyentuh angka fantastis yakni mencapai kurang lebih 6.970 ton.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menjelaskan bahwa langkah pembersihan sampah merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kenyamanan lingkungan pasar.

“Timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati sudah selesai ditangani. Upaya ini dilakukan secara intensif dan berkelanjutan guna menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan pasar, sekaligus bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar,” ujar Agus, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta.

Dalam kurun waktu 2 hingga 10 April 2026, sebanyak 228 rit pengangkutan telah dikerahkan untuk mengevakuasi tumpukan sampah secara maraton.

Armada yang diterjunkan terdiri dari 212 unit truk jenis tronton dan 16 unit typar yang beroperasi setiap harinya, guna memastikan area pasar kembali steril.

Penumpukan ini awalnya dipicu oleh gangguan teknis di TPST Bantargebang pada zona 4A yang mengakibatkan distribusi pembuangan sampah menjadi terhambat.

Selain kendala di tempat pembuangan akhir, tingginya aktivitas perdagangan di pasar induk membuat volume sampah harian melonjak sehingga melampaui kapasitas pengangkutan reguler.

Perumda Pasar Jaya pun menggandeng Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta demi memastikan seluruh proses pengelolaan sampah berjalan secara efektif dan tepat waktu.

Sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan serupa, pihak pengelola kini tengah menguji coba penerapan teknologi canggih berupa thermal hydrolysis.

Selain itu, dikembangkan pula sistem Manajemen Sampah Zero (MASARO) sebagai strategi mengolah limbah pasar langsung dari sumbernya.

Kedua langkah di atas diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, dan mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir.

“Sehingga Pasar Induk Kramat Jati dapat menjadi contoh pasar yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga memiliki standar kebersihan yang baik dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” tandas Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik

Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 11:16 WIB

Warga Sibuk Memilah Sampah, di TPA Berbaur Jadi Satu

Warga Sibuk Memilah Sampah, di TPA Berbaur Jadi Satu

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 08:40 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Terkini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 April 2026 | 11:05 WIB

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB