Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 09:23 WIB
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
Kondisi geopolitik di Iran saat ini masih dianggap sebagai persoalan yang belum tuntas oleh sebagian besar warga Amerika Serikat. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Warga Amerika merasa cemas karena target strategis di Iran belum menunjukkan keberhasilan yang nyata.

  • Lonjakan harga bahan bakar menurunkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja ekonomi Presiden Donald Trump.

  • Terjadi polarisasi politik mengenai perlu tidaknya izin Kongres untuk melanjutkan aksi militer di Iran.

Reaksi negatif juga muncul menanggapi unggahan media sosial presiden yang menyinggung soal peradaban Iran menjelang tenggat waktu tertentu.

Kelompok internal Republik non-MAGA bahkan menunjukkan kecenderungan kurang menyukai narasi yang dilemparkan oleh presiden terkait isu sensitif tersebut.

Persoalan Iran kini mulai merembet pada sektor ekonomi domestik, terutama terkait lonjakan harga bahan bakar minyak di pasar.

Angka kepuasan terhadap kinerja Presiden Trump di bidang ekonomi dan penanganan inflasi pun merosot ke titik terendah masa jabatannya.

Kelompok usia muda tercatat sebagai pihak yang paling vokal memberikan penilaian buruk terhadap cara pemerintah menangani krisis di Iran.

Sentimen ini kian memburuk bagi warga yang kondisi keuangannya langsung terdampak oleh mahalnya harga bensin di tempat pengisian bahan bakar.

Faktor energi kini menjadi variabel yang jauh lebih dominan dalam membentuk persepsi ekonomi dibandingkan indikator-indikator lainnya sepanjang tahun ini.

Perpecahan Aspirasi Politik di Tingkat Kongres

Di tengah memanasnya situasi, faksi Demokrat dan independen mendesak Kongres untuk melakukan pemungutan suara guna menghentikan otorisasi militer lanjutan.

baca juga

Sebaliknya, pendukung Republik lebih memilih memberikan kebebasan penuh kepada presiden atau memberikan legitimasi hukum untuk melanjutkan operasi.

Perbedaan tajam ini mencerminkan polarisasi yang mendalam di tingkat akar rumput mengenai cara terbaik menyelesaikan sengketa dengan pemerintah Iran.

Isu imigrasi tetap menjadi prioritas bagi internal Republik, namun penanganan inflasi kini mulai mendapatkan sorotan kritis yang cukup signifikan.

Hingga saat ini, belum ada konsensus nasional mengenai bagaimana Amerika Serikat seharusnya keluar dari kerumitan konflik di Timur Tengah tersebut.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak setelah serangkaian klaim mengenai program nuklir dan ancaman blokade jalur perdagangan maritim.

Selat Hormuz menjadi titik sentral karena merupakan urat nadi distribusi minyak dunia yang sangat krusial bagi stabilitas ekonomi global.

Pemerintahan Trump berada di bawah tekanan besar untuk menyeimbangkan antara pengerahan kekuatan militer dan menjaga stabilitas harga energi domestik yang mulai mengancam popularitas politik di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:52 WIB

Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

News | Senin, 13 April 2026 | 08:51 WIB

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

News | Senin, 13 April 2026 | 08:23 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×