Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 09:23 WIB
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
Kondisi geopolitik di Iran saat ini masih dianggap sebagai persoalan yang belum tuntas oleh sebagian besar warga Amerika Serikat. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Warga Amerika merasa cemas karena target strategis di Iran belum menunjukkan keberhasilan yang nyata.

  • Lonjakan harga bahan bakar menurunkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja ekonomi Presiden Donald Trump.

  • Terjadi polarisasi politik mengenai perlu tidaknya izin Kongres untuk melanjutkan aksi militer di Iran.

Suara.com - Kondisi geopolitik di Iran saat ini masih dianggap sebagai persoalan yang belum tuntas oleh sebagian besar warga Amerika Serikat.

Rasa aman dan percaya diri warga justru tertutup oleh bayang-bayang kegelisahan serta kemarahan terhadap situasi yang berkembang.

Publik menilai beberapa agenda krusial seperti pembukaan Selat Hormuz demi akses minyak masih jauh dari kata selesai.

Ilustrasi Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump [Suara.com/hd]
Ilustrasi Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump [Suara.com/hd]

"Sedikit yang melihat tujuan AS di Iran akan tercapai; Warga Amerika menyuarakan kekhawatiran dan stres dalam jajak pendapat CBS News," tulis CBS, Senin (13/4/2026).

Selain itu, upaya memastikan kebebasan bagi rakyat Iran dan penghentian permanen program nuklir dianggap belum menunjukkan hasil nyata.

Sentimen negatif ini terus menguat seiring dengan persepsi bahwa misi militer maupun kepentingan strategis belum terpenuhi sepenuhnya.

Masyarakat secara tegas menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap keberadaan rezim Iran yang saat ini masih berkuasa di Teheran.

Opsi menjalankan program nuklir meskipun di bawah pengawasan internasional juga dipandang sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima publik.

Kekecewaan ini diperparah oleh pandangan mayoritas yang merasa bahwa arah konflik saat ini tidak berjalan ke arah yang benar.

baca juga

Belum ada tanda-tanda perbaikan persepsi publik dalam beberapa pekan terakhir mengenai efektivitas langkah yang diambil pemerintah di wilayah tersebut.

Banyak warga menganggap terlalu dini untuk melabeli tindakan militer sebagai sebuah keberhasilan strategis bagi kepentingan nasional Amerika Serikat.

Keraguan Publik Atas Rencana Kerja Presiden

Ketidakpastian ini muncul lantaran mayoritas penduduk tidak melihat adanya cetak biru atau rencana kerja yang jernih dari Presiden Trump.

Meski pendukung Partai Republik tetap solid, sebagian besar warga merasa pemerintah gagal memberikan penjelasan mendalam mengenai tujuan akhir serangan.

Ketidakjelasan ini disinyalir muncul akibat daftar target dan sasaran yang sering kali berubah-ubah dalam waktu singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:52 WIB

Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

News | Senin, 13 April 2026 | 08:51 WIB

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

News | Senin, 13 April 2026 | 08:23 WIB

Terkini

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

×