AS Klaim Tembus Selat Hormuz, Iran Bantah Keras: Siapa yang Sebar Hoax?

Galih Prasetyo

Senin, 13 April 2026 | 09:39 WIB
AS Klaim Tembus Selat Hormuz, Iran Bantah Keras: Siapa yang Sebar Hoax?
Ilustrasi [Suara.com/AI-HD]
baca 10 detik
  • Amerika Serikat mengerahkan dua kapal perang ke Selat Hormuz pada Senin (13/4) untuk menjalankan misi pembersihan ranjau laut.
  • Pemerintah Iran membantah klaim Amerika Serikat dan menegaskan bahwa militer mereka tetap memegang kendali penuh wilayah tersebut.
  • Ketegangan di jalur strategis distribusi energi global ini tetap berlanjut meskipun kedua negara tengah melakukan perundingan di Islamabad.

Suara.com - Amerika Serikat mengklaim dua kapal perangnya telah melintasi Selat Hormuz dalam misi pembersihan ranjau laut.

Namun, Iran langsung membantah pernyataan tersebut dan menegaskan kendali penuh atas jalur strategis itu tetap berada di tangan mereka.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut dua kapal perusak, USS Frank E. Peterson dan USS Michael Murphy, berhasil beroperasi di kawasan tersebut.

Misi ini diklaim sebagai bagian dari upaya membuka jalur aman bagi pelayaran global yang sempat terganggu akibat ranjau.

“Ini adalah awal dari pembentukan jalur aman baru untuk mendorong arus perdagangan bebas,” kata Laksamana AS Brad Cooper dilansir dari NY Post, Senin (13/4).

Brad Cooper menyebut langkah tersebut sebagai titik balik dalam konflik melawan Iran.

Namun, militer Iran melalui markas Khatam al-Anbiya dengan tegas membantah klaim tersebut.

ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)

“Masuknya kapal Amerika ke Selat Hormuz tidak benar. Kendali pergerakan kapal sepenuhnya berada di tangan angkatan bersenjata Iran,” tegas juru bicara militer Iran dikutip dari Tasnim News.

Garda Revolusi Iran (IRGC) juga memperingatkan akan memberikan respons keras terhadap setiap kapal militer asing yang mencoba memasuki wilayah tersebut. Ancaman ini menambah ketegangan di jalur yang menjadi urat nadi energi dunia.

baca juga

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi sekitar 20 persen distribusi minyak dan gas global.

Sejak konflik pecah, Iran membatasi akses dan hanya mengizinkan kapal tertentu melintas, sehingga mengganggu perdagangan internasional.

Analis menilai jika kapal AS benar-benar melintas bebas, hal itu kemungkinan besar terjadi dengan izin Iran.

“Tanpa persetujuan Teheran, mustahil armada AS bergerak leluasa di selat itu,” ujar analis keamanan Maria Sultan seperti dilansir dari Al Jazeera.

Ketegangan ini terjadi di tengah perundingan intensif antara delegasi AS dan Iran di Islamabad. Pertemuan tersebut menjadi dialog tingkat tinggi pertama sejak Revolusi Iran 1979.

Namun, kedua pihak masih berselisih dalam isu krusial, termasuk program nuklir Iran dan kendali atas Selat Hormuz.

Jalur ini menjadi salah satu titik paling sensitif dalam negosiasi yang belum menunjukkan tanda kesepakatan.

Presiden AS Donald Trump menyatakan negaranya telah memulai proses membuka kembali Selat Hormuz demi kepentingan global.

“Kami melakukannya sebagai bantuan untuk banyak negara di dunia,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump

Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump

News | Senin, 13 April 2026 | 09:23 WIB

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:52 WIB

Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

News | Senin, 13 April 2026 | 08:51 WIB

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

News | Senin, 13 April 2026 | 08:23 WIB

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:06 WIB

Terkini

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

Bus TransJakarta Diadang Rombongan Pengantar Jenazah di Gunung Sahari, Sopir Terlibat Adu Mulut

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

Tiga Bulan Tak Juga Padam, DPR Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Karhutla

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Chery Recall Ribuan Omoda 5 Lagi Akibat Kasus As Roda Copot

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

Doli Kurnia Semprot Balik Hasyim Asy'ari Soal Gibran: Dapat Komisaris BUMN Itu Hadiah Siapa?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

Prabowo Pilih Prof Satyawan Jadi Kepala BPGMN, Bakal Dilantik Pekan Depan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Ulasan Cidro Asmoro: Drama Komedi Musikal yang Sangat Menyentuh dan Lucu

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Tanpa Persiapan Khusus, Fanny Ghassani Justru Bongkar Rahasia Sukses Lari 5K Tanpa Cedera!

Tanpa Persiapan Khusus, Fanny Ghassani Justru Bongkar Rahasia Sukses Lari 5K Tanpa Cedera!

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:09 WIB

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:07 WIB

×