Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini

Dwi Bowo Raharjo | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 17:22 WIB
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini
Ilustrasi hujan lebat. [ANTARA/Wahyu Putro]
  • BMKG memperingatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di wilayah Jabodetabek pada Kamis, 2 April 2026 sore.
  • Cuaca buruk melanda Kabupaten Bogor, Depok, Tangerang, hingga seluruh wilayah DKI Jakarta sejak pukul 16.25 hingga 18.30 WIB.
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap genangan air dan menghindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat beraktivitas.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi cuaca buruk yang mengintai wilayah Jabodetabek pada Kamis (2/4/2026) sore ini.

Berdasarkan pantauan radar cuaca, awan mendung tebal mulai menyelimuti sejumlah titik di kawasan penyangga ibu kota dengan potensi curah hujan yang signifikan.

Fenomena alam ini diprediksi tidak hanya membawa air, tetapi juga dibarengi dengan kemunculan kilat serta embusan angin kencang.

"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pukul 16.25," tulis prakirawan BMKG Pusat dalam laman resmi mereka.

Wilayah Kabupaten Bogor menjadi salah satu zona utama yang terdampak, mulai dari Cibinong, Sukaraja, hingga merambah ke kawasan Sukamakmur.

Selain itu, warga di Kota Depok seperti di Cimanggis dan Sawangan juga diminta bersiap menghadapi guyuran hujan yang diprediksi turun dengan lebat.

BMKG memberikan catatan penting bahwa kondisi ini tidak hanya menetap di satu titik, melainkan berisiko meluas ke area sekitarnya secara cepat.

Seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta, mulai dari Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, hingga Timur diprediksi akan segera menyusul dalam zona terdampak.

Kawasan Tangerang Raya juga masuk dalam daftar pemantauan ketat karena hujan diperkirakan bakal mengguyur wilayah Serpong hingga Balaraja.

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut diprediksi akan berlangsung selama beberapa jam ke depan, dan berpotensi menghambat mobilitas warga yang pulang bekerja.

"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 18:30 WIB," tambah Prakirawan BMKG dalam keterangan tertulisnya.

Masyarakat yang sedang beraktivitas di jalan raya diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Warga di kawasan pemukiman padat penduduk juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air yang mungkin muncul akibat curah hujan intens.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Klarifikasi Peringatan Dini Tsunami Maluku Utara untuk Keamanan Masyarakat

BMKG Klarifikasi Peringatan Dini Tsunami Maluku Utara untuk Keamanan Masyarakat

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 17:04 WIB

Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa 4 Tahun Terakhir

Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa 4 Tahun Terakhir

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:18 WIB

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:16 WIB

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:10 WIB

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:00 WIB

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:51 WIB

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:50 WIB

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB