Mendagri Dukung Perpanjangan Dana Otsus Aceh dan Usulkan Kembali ke 2 Persen Akibat Dampak Bencana

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 12:26 WIB
Mendagri Dukung Perpanjangan Dana Otsus Aceh dan Usulkan Kembali ke 2 Persen Akibat Dampak Bencana
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (tangkao layar/ist)
  • Mendagri Tito Karnavian mendukung perpanjangan Dana Otonomi Khusus Aceh sebesar 2 persen dalam rapat bersama DPR RI di Jakarta.
  • Usulan tersebut bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi serta memperbaiki kerusakan infrastruktur akibat bencana alam masif yang melanda wilayah Aceh.
  • Dukungan ini diberikan karena beban fiskal daerah sangat berat untuk memperbaiki ribuan sekolah dan rumah warga yang terdampak.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyatakan dukungannya terhadap aspirasi masyarakat dan Pemerintah Daerah Aceh untuk memperpanjang masa berlaku Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.

Selain perpanjangan durasi, Tito juga menyarankan agar besaran dana tersebut dikembalikan menjadi 2 persen dari plafon Dana Alokasi Umum (DAU) nasional.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, bahwa usulan ini didasari oleh kondisi ekonomi Aceh yang masih menghadapi tantangan besar, di mana tingkat kemiskinan dan pengangguran masih berada di atas rata-rata nasional dan wilayah Sumatera.

Namun, faktor yang paling mendesak kekinian adalah dampak bencana alam yang masif yang melanda Aceh beberapa waktu lalu.

"Kami melihat (usulan perpanjangan Otsus) cukup rasional. Terutama melihat bencana yang terjadi November lalu. Saya sebagai Ketua Satgas memperkirakan timeline menuju pemulihan fungsional saja butuh 2-3 bulan ke depan, sementara pemulihan permanen bisa memakan waktu hingga tiga tahun," ujar Tito.

Ia memaparkan kondisi lapangan yang memprihatinkan, di mana cuaca ekstrem terus menghambat proses pemulihan.

Ia mencontohkan wilayah Pidie Jaya yang berkali-kali dilanda banjir lumpur meski telah dilakukan pembersihan.

Hal serupa terjadi di Tapanuli Tengah dan Aceh Tengah, di mana hujan lebat memicu longsor yang kembali memutus akses jalan dan jembatan.

"Minggu lalu di Aceh Tengah jalan longsor lagi, jembatan terseret lagi. Dua hari lalu di Pidie Jaya banjir lagi, Bupati lapor lumpur setinggi 50-80 cm masuk lagi padahal sudah diperbaiki. Ini situasi yang sangat sulit di lapangan," tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, dampak kerusakan infrastruktur di Aceh sangat besar, meliputi:

Lebih dari 4.000 fasilitas pendidikan (sekolah) yang terdampak.

Hampir 36.000 unit rumah warga yang hilang atau mengalami rusak berat.

79 sungai yang mendesak untuk dilakukan normalisasi karena pendangkalan lumpur, dengan panjang pengerukan mencapai puluhan kilometer.

Melihat beban fiskal daerah yang berat untuk membiayai pemulihan infrastruktur permanen, Tito menganggap perlu adanya kebijakan khusus terkait dana Otsus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya

Tekno | Jum'at, 10 April 2026 | 15:36 WIB

Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

News | Kamis, 09 April 2026 | 18:04 WIB

Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional

Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran

News | Senin, 13 April 2026 | 12:20 WIB

Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen

Polemik Ceramah JK di UGM, GAMKI Ancam Lapor ke Polisi karena Dinilai Singgung Umat Kristen

News | Senin, 13 April 2026 | 12:18 WIB

Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik

Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat di Surabaya Garapan Waskita Karya Progressnya Baik

News | Senin, 13 April 2026 | 12:13 WIB

Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan

Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan

News | Senin, 13 April 2026 | 12:06 WIB

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:59 WIB

Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

Dinilai Lebih Cepat dan Presisi, Bagaimana Teknologi AI BRIN Bantu Petakan Pesisir Pantura?

News | Senin, 13 April 2026 | 11:55 WIB

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

Diancam Trump Bakal Dikirim ke Neraka, Iran Siapkan 'Pusaran Maut' di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 11:54 WIB

BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April

News | Senin, 13 April 2026 | 11:47 WIB

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

Sindiran Telak Mark Carney ke Trump, Kanada Perkuat Gerakan Boikot Produk AS

News | Senin, 13 April 2026 | 11:46 WIB

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak serta Ekonomi Rakyat di Manado

News | Senin, 13 April 2026 | 11:45 WIB