- IDAI memperingatkan orang tua di Jakarta agar waspada terhadap gangguan tidur anak karena berisiko menyebabkan insiden fatal pernapasan.
- Pakar kesehatan melarang praktik sleep training serta posisi tidur tengkurap bagi bayi di bawah usia enam bulan tanpa pengawasan.
- Orang tua diminta berhenti mengikuti tren pengasuhan tanpa pemahaman medis agar bayi tetap terpantau secara ketat demi keselamatan.
“Dan satu hal lagi selalu dipasang CCTV, anaknya terpantau ketat. Jangan sampai anaknya alasan sleep training ibunya asik WA-an atau asik medsos-an gitu ya TikTok-an, anaknya nggak terpantau sama sekali,” ujar Piprim.
Piprim pun menegaskan bahwa sleep training hanya boleh dilakukan jika anak dalam kondisi sehat dan orang tua memahami teknik pengawasan yang benar.
“Jadi hanya anak yang memang sehat, orang tuanya juga paham betul ya dan tahu teknik kapan sleep training itu harus dihentikan,” pungkasnya.
Reporter: Dinda Pramesti K