Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Muhammad Yasir | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. [Suara.com/Faqih]
  • Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko berkomitmen memberantas pungutan liar di seluruh jajaran kantor Imigrasi demi meningkatkan pelayanan masyarakat.
  • Pihak Imigrasi telah mencopot jabatan oknum terlibat pungli terhadap warga asing di Pelabuhan Internasional Batam pada April 2026.
  • Instansi Imigrasi mendukung penuh aparat penegak hukum untuk memproses pidana bagi oknum yang terbukti melakukan pelanggaran pungutan liar.

Suara.com - Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko bakal memberantas pungutan liar (Pungli) di jajaran Imigrasi. Ia tak segan memberikan hukuman terhadap jajarannya, bahkan mempersilahkan aparat penegakan hukum untuk menjerat pelaku dengan pidana yang berlaku.

"Kita sangat terbuka di era saya, kita apapun masalah punggli, kita sudah nggak ada alasan lagi, tidak ada excuse untuk masalah punggli, imigrasi memang untuk rakyat, jadi memang nggak boleh memberatkan rakyat," kata Hendarsam, pada wartawan, di kantornya, Senin (13/4/2026).

Dalam kasus pungli terhadap Warga Negara Asing yang terjadi di Imigrasi Batam, pihaknya telah mencopot pelaku dari jabatannya. Bahkan saat ini pelaku yang terlibat sedang diperiksa lebih lanjut.

"Kita lakukan sesuai domain kita, kita melakukan pencopotan terhadap Kakanwil dan Kakanimnya, saat ini sudah ditarik ke pusat dan dilakukan pemeriksaan,” katanya.

“Jadi, kalau untuk yang lain, itu kan bukan domain kita, tapi domain dari APH, monggo kalau memang ada, kita sangat terbuka di era saya," imbuhnya.

Ia menuturkan, jika terdapat pelanggaran pidana dalam kasus tersebut, pihaknya terbuka bagi aparat untuk mengusutnya, khususnya saat ada laporan.

Sebab, kata Hendarsam, tak ada ampun bagi persoalan pungli mengingat Imigrasi ada untuk rakyat dan tidak boleh memberatkan masyarakat.

Kendati demikian, dalam sisi pelayanan dan penindakan, Imigrasi di Indonesia lebih baik dibandingkan negara lainnya. Sebab, Imigrasi Indonesia memiliki 150 lebih UPT di tiap daerah.

"Imigrasi kita kalau dibandingkan dengan negara lain, terutama di bidang pelayanan dan penindakan, termasuk teknologi, kita sudah jauh lebih baik mungkin dari negara-negara maju, kita jauh lebih baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad dicopot dari jabatannya buntut dugaan aksi pungli terhadap warga negara Singapura, di Pelabuhan Internasional Batam Center Kepulauan Riau.

Selain Hajar Aswad, sejumlah pejabat di Imigrasi Kota Batam yang disinyalir terlibat dalam perkara ini yakni Kepala Bidang, Kepala Seksi, Supervisor, dan seorang petugas imigrasi berinisial JS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Hari Pertama ASN WFH, Ditjen Imigrasi Pastikan Layanan Paspor hingga Pengawasan Tetap Normal

Hari Pertama ASN WFH, Ditjen Imigrasi Pastikan Layanan Paspor hingga Pengawasan Tetap Normal

News | Jum'at, 10 April 2026 | 09:47 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB