Risiko di Jalan Meningkat, Driver Ojol Kini Bisa Kantongi Jaminan Perlindungan Total

Vania Rossa

Selasa, 14 April 2026 | 21:00 WIB
Risiko di Jalan Meningkat, Driver Ojol Kini Bisa Kantongi Jaminan Perlindungan Total
Ilustrasi driver ojol dapat perlindungan asuransi. (dok. ist)
  • Bagi pengemudi ojek online (ojol), aktivitas di jalan tidak hanya berkaitan dengan efisiensi rute atau mengejar jumlah orderan.
  • Berbagai risiko tetap membayangi, mulai dari kehilangan kendaraan, kecelakaan, hingga kerusakan barang milik pelanggan saat dalam perjalanan.
  • Di tengah aktivitas harian yang padat, kebutuhan akan skema perlindungan yang praktis dan sesuai dengan kondisi lapangan menjadi semakin mendesak.

Suara.com - Bagi pengemudi ojek online (ojol), aktivitas di jalan tidak hanya berkaitan dengan efisiensi rute atau mengejar jumlah orderan. Berbagai risiko tetap membayangi, mulai dari kehilangan kendaraan, kecelakaan, hingga kerusakan barang milik pelanggan saat dalam perjalanan.

Kendaraan bermotor, selain menjadi alat kerja utama, juga merupakan aset penting yang membutuhkan perlindungan. Di tengah aktivitas harian yang padat, kebutuhan akan skema perlindungan yang praktis dan sesuai dengan kondisi lapangan menjadi semakin mendesak.

Kebutuhan ini mulai direspons melalui kolaborasi antara PT Asuransi Tokio Marine Indonesia dan United E-Motor yang menghadirkan solusi perlindungan lebih komprehensif. Perlindungan yang ditawarkan tidak hanya mencakup kendaraan, tetapi juga pengemudi serta barang yang dibawa selama bekerja.

Dalam program tersebut, pengemudi mendapatkan perlindungan Total Loss Only (TLO) untuk kendaraan listrik dalam kasus kehilangan total. Selain itu, tersedia juga perlindungan kecelakaan diri (Personal Accident/PA) saat berkendara. Perlindungan turut diperluas hingga mencakup barang bawaan, baik barang pribadi seperti telepon genggam maupun pesanan pelanggan.

Pendekatan ini dinilai lebih sesuai dengan realitas kerja pengemudi ojol yang melibatkan berbagai aspek sekaligus. Kerusakan kendaraan atau gangguan pada barang bawaan dapat berdampak langsung pada pendapatan harian.

Presiden Direktur Tokio Marine Indonesia, Sancoyo Setiabudi, menegaskan bahwa pendekatan perlindungan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

“Perlindungan itu tidak hanya perlu untuk kendaraan saja, tapi juga untuk pengemudi dan barang bawaannya. Karena kalau motor rusak atau barang bawaan bermasalah, itu langsung berdampak ke pekerjaan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap ekosistem transportasi berbasis aplikasi, khususnya pengemudi yang menggunakan kendaraan listrik.

Menurut Sancoyo, perlindungan yang diberikan mencakup tiga aspek utama, yakni kendaraan, pengemudi, dan barang bawaan. Untuk kendaraan, skema TLO akan mengganti kerugian jika terjadi kehilangan atau kerusakan berat hingga mencapai batas tertentu.

Sementara itu, perlindungan kecelakaan diri juga disiapkan untuk mengantisipasi risiko fatal, termasuk cedera serius hingga cacat akibat kecelakaan saat bekerja.

“Kalau terjadi kecelakaan, tidak hanya kendaraannya yang kami lindungi. Pengemudi juga mendapatkan perlindungan kecelakaan diri, bahkan hingga kondisi terburuk,” ujarnya.

Tak hanya itu, perlindungan juga mencakup barang bawaan yang menjadi bagian penting dalam aktivitas ojol sehari-hari.

“Kalau motor rusak, pengemudi tidak bisa bekerja. Tapi kalau barang bawaan seperti handphone atau pesanan pelanggan rusak, itu juga langsung berdampak pada penghasilan. Karena itu, keduanya kami lindungi,” jelasnya.

Dalam implementasinya, skema perlindungan juga mempertimbangkan berbagai situasi yang umum terjadi di lapangan. Misalnya, ketika kecelakaan menyebabkan kendaraan tidak dapat digunakan, atau saat barang bawaan mengalami kerusakan akibat faktor cuaca maupun kondisi jalan.

Dalam kondisi tertentu, pengemudi juga dapat memperoleh santunan untuk membantu menjaga keberlanjutan aktivitas kerja, termasuk ketika harus mengganti kendaraan akibat kerusakan berat.

Bagi pengemudi ojol, perlindungan semacam ini menjadi kebutuhan yang semakin penting, mengingat gangguan kecil sekalipun dapat berujung pada hilangnya pendapatan harian.

Seorang pengemudi mengungkapkan bahwa setelah 10 bulan menggunakan motor listrik United E-Motor, kendaraan tersebut dinilai mendukung efisiensi operasionalnya. Dalam satu hari, menurutnya, jarak tempuh kendaraannya dapat mencapai hingga 150 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya.

Namun demikian, sang pengemudi ojek online ini mengakui kalau aspek keamanan dan perlindungan tetap menjadi faktor utama. Tanpa perlindungan yang memadai, risiko di jalan masih menjadi tantangan yang tidak terpisahkan dari pekerjaan.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, kolaborasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengemudi ojol yang selama ini belum sepenuhnya terakomodasi dalam skema perlindungan yang menyeluruh, di mana kendaraan, pengemudi, dan barang bawaan diposisikan sebagai satu kesatuan dalam ekosistem kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:29 WIB

7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!

7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!

Otomotif | Minggu, 12 April 2026 | 10:54 WIB

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 17:42 WIB

Terkini

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB