Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
Sekjen PBB Antonio Guterres. (dok. ist)
  • Lebanon dan Israel memulai perundingan gencatan senjata langsung yang dimediasi Amerika Serikat di Washington pada Selasa, 14 April.
  • Menteri Luar Negeri Lebanon menegaskan bahwa negosiasi ini bersifat independen dan sepenuhnya berada di bawah otoritas pemerintah Lebanon.
  • Presiden Lebanon menyatakan bahwa stabilitas wilayah memerlukan penempatan militer nasional hingga perbatasan internasional untuk mengakhiri konflik berkepanjangan tersebut.

Suara.com - Lebanon dan Israel memulai babak baru dalam hubungan diplomatik mereka dengan menggelar pembicaraan langsung terkait gencatan senjata di Washington, Amerika Serikat. Ini menjadi pertemuan pertama kedua negara dalam lebih dari tiga dekade terakhir.

Menteri Luar Negeri Lebanon Youssef Raggi menyebut langkah tersebut sebagai “jalur baru” yang terpisah dari dinamika konflik yang lebih luas di kawasan, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“Hanya negara Lebanon yang memegang wewenang untuk bernegosiasi atas nama Lebanon,” ujar Raggi, menegaskan bahwa kedaulatan nasional menjadi prinsip utama dalam proses diplomasi ini.

Dalam perundingan tersebut, Lebanon diwakili oleh Duta Besar Nada Hamadeh, sementara Israel diwakili oleh Duta Besar Yechiel Leiter. Pertemuan turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

Pembicaraan berlangsung di tengah eskalasi militer yang masih terjadi, khususnya di wilayah selatan Lebanon yang menjadi titik konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah. Serangan dan aksi balasan masih terus berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan harapannya agar dialog ini dapat menjadi awal dari berakhirnya penderitaan rakyat, terutama di wilayah selatan yang terdampak langsung konflik.

Menurut Aoun, stabilitas tidak akan tercapai selama pasukan Israel masih berada di wilayah Lebanon. Ia menegaskan bahwa solusi jangka panjang terletak pada penguatan peran militer Lebanon di perbatasan yang diakui secara internasional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menilai pembicaraan ini penting sebagai langkah awal menciptakan perubahan dalam dinamika konflik yang selama ini berlangsung.

Ia menyoroti pola saling memicu antara Israel dan Hizbullah, di mana setiap aksi dari satu pihak kerap menjadi alasan bagi pihak lain untuk melakukan serangan balasan.

“Sudah saatnya Israel dan Lebanon bekerja sama, bukan terus terjebak dalam siklus tindakan yang saling memperburuk situasi,” kata Guterres.

Guterres juga menegaskan pentingnya komitmen pemerintah Lebanon terhadap integritas teritorial dan monopoli penggunaan kekuatan, yang mencakup upaya pelucutan senjata kelompok bersenjata non-negara.

Eskalasi terbaru di kawasan ini bermula sejak awal Maret, ketika Hizbullah kembali meluncurkan roket ke wilayah Israel di tengah konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Israel kemudian merespons dengan serangan besar-besaran, termasuk operasi darat di Lebanon selatan.

Meski sempat terjadi jeda konflik seiring gencatan senjata sementara antara Iran dan Amerika Serikat, ketegangan kembali meningkat setelah serangan baru dilancarkan ke wilayah Beirut dan sekitarnya.

Dalam situasi yang masih rapuh ini, pembicaraan langsung antara Lebanon dan Israel dinilai sebagai peluang penting untuk meredakan konflik, meski belum diharapkan menghasilkan solusi menyeluruh dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:13 WIB

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:03 WIB

Terkini

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB