Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 April 2026 | 13:14 WIB
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
Warga India (MEE)
baca 10 detik
  • Konflik Iran memutus pasokan LPG India yang bergantung pada jalur Selat Hormuz.

  • Jutaan buruh migran melakukan migrasi balik karena industri tutup dan harga gas melonjak.

  • Cadangan energi India yang menipis mengancam stabilitas ekonomi dan kesejahteraan pekerja harian.

Suara.com - Kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah kini memicu eksodus besar-besaran tenaga kerja dari kota-kota metropolitan India.

Fenomena migrasi balik ini menjadi bukti nyata betapa rapuhnya ketahanan energi domestik India saat berhadapan dengan gangguan distribusi di Selat Hormuz.

Meskipun otoritas terkait berupaya meredam isu ini, fakta di lapangan menunjukkan ribuan pekerja mulai meninggalkan pusat industri karena biaya hidup yang tak lagi terjangkau.

Menlu Iran Abbas Araghchi memperingatkan dampak radiasi serangan PLTN Bushehr mengancam kehancuran total ibu kota Teluk. (tasnimnews)
Menlu Iran Abbas Araghchi memperingatkan dampak radiasi serangan PLTN Bushehr mengancam kehancuran total ibu kota Teluk. (tasnimnews)

Kenaikan harga bahan bakar memasak telah mencekik dapur rumah tangga miskin dan memaksa sektor manufaktur kecil menghentikan operasional mereka secara total.

Kondisi ini menciptakan efek domino yang menghancurkan struktur ekonomi para pekerja harian yang selama ini menjadi tulang punggung industri perkotaan.

Raj Kumar, seorang buruh berusia 30 tahun, terpaksa menyerah pada keadaan setelah kesulitan memberi makan keluarganya di New Delhi.

"Sangat sulit untuk tinggal di sini lagi. Kami berjuang untuk makan dengan layak. Melihat anak dan istri saya menderita selama beberapa hari terakhir sangatlah menyakitkan,” kata Kumar kepada Middle East Eye.

Ia harus menempuh perjalanan 650 kilometer menuju kampung halamannya karena pabrik tempatnya bekerja selama 15 tahun kini telah berhenti beroperasi.

Nasib serupa dialami oleh rekan-rekannya yang kehilangan pendapatan harian di bawah $7 akibat ketiadaan pasokan gas untuk proses produksi.

baca juga

Ketergantungan India yang mencapai 90 persen pada jalur Selat Hormuz untuk impor LPG membuat guncangan sekecil apa pun di wilayah tersebut berdampak fatal.

Dampak Blokade Selat Hormuz bagi Industri

Penutupan jalur strategis oleh Iran secara otomatis memangkas ketersediaan campuran propana dan butana yang menjadi bahan bakar utama jutaan rumah tangga.

Sebagai importir LPG terbesar kedua di dunia, India kehilangan stabilitas pasokan seketika setelah konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pecah.

Sektor tekstil, keramik, hingga pengolahan makanan tidak punya pilihan selain merumahkan karyawan mereka karena biaya energi yang meroket tajam.

Krisis ini disebut sebagai kelangkaan pasokan LPG terburuk dalam satu dekade terakhir yang menghantam pusat ekonomi seperti Mumbai dan Gujarat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×