Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 15 April 2026 | 14:37 WIB
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto berhasil mengamankan tambahan pasokan minyak mentah dan LPG dari Rusia melalui diplomasi energi strategis.
  • Keberhasilan diplomasi ini membawa Indonesia masuk ke zona aman energi di tengah kondisi pasar global yang tidak menentu.
  • Kepastian pasokan energi nasional pada April 2026 ini mencegah ancaman kelangkaan bahan bakar bagi sektor transportasi dan perekonomian.

Suara.com - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan, bahwa Indonesia kini telah memasuki "zona aman" terkait ketahanan energi nasional.

Hal ini menyusul keberhasilan pemerintah menyepakati tambahan pasokan minyak mentah dan LPG dari Rusia melalui langkah diplomasi strategis yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Eddy menilai, kepastian pasokan ini merupakan angin segar di tengah kondisi pasar global yang sedang tidak menentu.

Menurutnya, keberhasilan mengamankan komoditas penting ini membuat Indonesia tidak lagi perlu merasa was-was akan ancaman kelangkaan bahan bakar.

"Tetapi dengan adanya apa, suplai dan pasokan yang sudah bisa terjamin, saya kira kita sudah boleh dikatakan memasuki zona aman. Mudah-mudahan akan berlangsung seterusnya sedemikian gitu," ujar Eddy di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Eddy menjelaskan, status "zona aman" ini sangat krusial agar aktivitas publik dan urat nadi perekonomian tidak terganggu.

Tanpa jaminan pasokan, risiko kelumpuhan pada moda transportasi nasional menjadi ancaman yang nyata.

"Oleh karena itu saya bersyukur bahwa diplomasi energi yang dilakukan oleh Bapak Presiden bisa berhasil dengan baik, sehingga kita tidak perlu khawatir bahwa suatu ketika misalnya kendaraan kita nggak bisa berjalan ya, kapal laut tidak bisa berlayar, ya kereta api tidak bisa berjalan," tegasnya.

Kepastian masuknya Indonesia ke zona aman energi ini dianggap sebagai pencapaian besar karena saat ini dunia sedang berada dalam kondisi sellers' market.

baca juga

Dalam situasi ini, pemilik sumber daya energi memiliki kendali penuh untuk menentukan harga dan kepada siapa mereka akan menjual, sementara banyak negara harus berebut untuk mendapatkan kuota.

"Nah, jadi artinya diplomasi Presiden Prabowo secara berhasil bisa mendapatkan minyak mentah dan gas yang kita butuhkan dari Rusia ya. Jadi saya kira yang tadinya kita memang mencari berbagai alternatif—karena di pasaran sekarang ini berebut semua gitu," papar Eddy.

Ia pun memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Presiden yang berhasil menembus persaingan global tersebut.

"Satu, kami tentu sangat mengapresiasi diplomasi energi yang dilakukan oleh Bapak Presiden yang membuahkan hasil," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru saja merampungkan diplomasi energi di Rusia guna mengamankan pasokan agar ketersediaan dan harga BBM di Indonesia tetap terjaga.

Langkah taktis ini diambil sebagai perisai pelindung ekonomi domestik di tengah ancaman guncangan harga minyak mentah dunia.

Bukan sekadar kunjungan seremonial biasa, diplomasi ini membawa misi krusial yang ujungnya akan sangat memengaruhi dompet masyarakat terkait nasib harga bahan bakar di SPBU ke depannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:29 WIB

5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?

5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 12:28 WIB

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:39 WIB

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:15 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×