Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 April 2026 | 15:14 WIB
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
Selat Hormuz (Instagram)
baca 10 detik
  • Blokade AS terhadap Iran dianggap tidak efektif karena Teheran memiliki cadangan minyak melimpah di laut.

  • China berperan sebagai pendukung utama Iran yang mampu menguji kekuatan blokade maritim Amerika Serikat.

  • Perundingan di Islamabad menjadi harapan terakhir untuk mencegah konfrontasi militer terbuka di Selat Hormuz.

“Bagi kerangka waktu apa pun yang dipedulikan AS untuk menimbulkan penderitaan pada ekonomi Iran, blokade itu terlalu lambat bertindak,” ujar Alan Eyre, mantan ahli senior Departemen Luar Negeri untuk urusan Iran.

Meskipun perundingan di Pakistan sempat mengalami kebuntuan, sinyal mengenai adanya kerangka kesepakatan damai mulai bermunculan ke publik.

Isu krusial yang menjadi ganjalan adalah masa depan program nuklir Iran serta durasi moratorium pengayaan uranium yang ditawarkan Amerika.

Pemerintahan Trump dilaporkan menawarkan jeda 20 tahun, namun pihak Teheran menginginkan durasi yang jauh lebih pendek dari tawaran tersebut.

Sikap keras yang ditunjukkan oleh Wakil Presiden JD Vance dianggap sebagai bagian dari taktik negosiasi untuk menekan posisi tawar lawan.

“Vance yang meninggalkan pembicaraan itu seperti menawar permadani di pasar di Timur Tengah. Anda menanyakan harganya, mengatakan itu terlalu mahal dan pergi. Tetapi kemudian Anda kembali keesokan harinya,” kata Eyre menambahkan.

Blokade ini merupakan kelanjutan dari eskalasi militer yang memuncak setelah serangan gabungan pada akhir Februari 2025 lalu.

Selat Hormuz tetap menjadi titik nadi paling rawan karena menjadi jalur utama pengiriman energi internasional yang sangat krusial.

Iran bersikeras pada hak mereka untuk melakukan pengayaan uranium demi tujuan damai sesuai dengan fatwa pemimpin tertinggi mereka.

baca juga

Ketegangan ini diperumit dengan tuntutan Iran untuk mengenakan biaya tol bagi kapal-kapal yang melintasi jalur laut internasional tersebut.

“Trump butuh kemenangan besar di sini, dan itu bukan sekadar membuka selat,” tegas Miller mengenai tekanan politik yang dihadapi Washington.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:11 WIB

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:39 WIB

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

×