Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Liberty Jemadu

Rabu, 15 April 2026 | 14:30 WIB
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
Kapal tanker milik China, Rich Starry gagal menembus blokade laut Amerika Serikat di Teluk Persia, Rabu (15/4/2026). Dipaksa kembali ke Selat Hormuz. [Antara]
baca 10 detik
  • Kapal tanker China, Rich Starry, gagal menembus blokade laut Amerika Serikat di Teluk Persia pada Rabu, 14 April 2026.
  • Pemerintah Amerika Serikat menerapkan blokade Teluk Persia untuk menekan Iran dalam perundingan pascaperang yang dimulai Februari lalu.
  • Militer Amerika Serikat berhasil menghentikan pergerakan kapal yang masuk dalam daftar sanksi karena memiliki rekam jejak berdagang dengan Iran.

Suara.com - Kapal tanker milik China, Rich Starry gagal menembus blokade laut Amerika Serikat di Teluk Persia. Kapal tersebut dipaksa kembali lagi ke Selat Hormuz pada Rabu (14/4/2026) setelah berusaha untuk berlayar keluar perairan tersebut pada Selasa kemarin.

Rich Starry adalah tanker ukuran medium yang membawa 250.000 barel metanol yang dimuat di Pelabuhan Hamriyah, Uni Emirat Arab (UEA) - demikian menurut data firma intelijen kemaritiman Kpler.

Meski membawa muatan dari UEA - AS hanya memblokade kapal-kapal yang membawa muatan dari pelabuhan-pelabuhan Iran - tapi Rich Starry dan pemiliknya Shanghai Xuanrun Shipping Co masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat karena pernah berdagang dengan Iran.

Rich Starry sendiri termasuk dalam delapan kapal yang berusaha menembus blokade AS di Teluk Persia pada Selasa kemarin. Militer AS sendiri mengatakan dua kapal destroyer mencegat dua kapal tanker yang berlayar dari pelabuhan Chabar, Iran pada Selasa.

Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan kemarin ini mengumumkan bahwa pihaknya akan memblokade Teluk Persia untuk mencegah kapal-kapal yang keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran.

Blokade laut itu dilakukan untuk menekan Iran dalam perundingan antara dua negara setelah perang yang berlangsung sejak 28 Februari lalu gagal meruntuhkan rezim Teheran.

"Selama 24 jam, tidak ada kapal yang berhasil melewati blokade AS," klaim US Central Command, komando tempur terpadu AS yang bertanggung jawab atas wilayah Timur Tengah, Afrika Timur dan Asia Selatan.

Blokade AS semakin menyulitkan lalu-lintas kapal-kapal dagang di Teluk Persia, setelah Iran juga menutup Selat Hormuz.

Selain Rich Starry, Kpler juga mencatat adalah tanker raksasa Alicia yang berlayar menuju pelabuhan minyak Iran pada Rabu. Kapal tersebut juga masuk dalam daftar sanksi AS, karena pernah memuat minyak Iran pada 2023. Kapal itu bisa memuat 2 juta barel minyak.

baca juga

Di hari yang sama kapal tanker raksasa Agios Fanaourios I yang berbendera Malta juga memasuki Teluk Persia. Kapal tersebut, dengan daya muat 2 juta barel, hendak menuju Basra, Irak untuk mengangkut minyak milik perusahaan kilang Vietnam, Nghi Son.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×