- IAEA melaporkan peningkatan signifikan aktivitas nuklir di fasilitas Yongbyon, Korea Utara, yang terdeteksi pada Rabu, 15 April lalu.
- Peningkatan operasional reaktor dan unit pemrosesan tersebut memperkuat kapasitas Korea Utara dalam memproduksi bahan bakar senjata nuklir.
- Perkembangan ini memperumit diplomasi internasional karena Pyongyang menegaskan akan terus melanjutkan program pengembangan senjata nuklir mereka secara mandiri.
IAEA menyatakan belum menemukan bukti konkret terkait keterlibatan Moskow dalam pengembangan tersebut.