Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Galih Prasetyo

Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
Presiden AS Donald Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth. [RollingStone]
baca 10 detik
  • Menteri Perang AS, Pete Hegseth, dituduh memberikan laporan terlalu optimistis mengenai kondisi perang melawan Iran kepada Presiden Trump.
  • Pejabat Pentagon dan analis meragukan klaim lumpuhnya militer Iran karena fakta lapangan menunjukkan Iran masih memiliki kekuatan signifikan.
  • Insiden penembakan jet tempur AS oleh Iran membuktikan bahwa superioritas udara Amerika Serikat belum sepenuhnya tercapai di medan perang.

Suara.com - Ketegangan di lingkaran dalam pemerintahan Amerika Serikat memanas setelah sejumlah pakar menuding Menteri Perang AS, Pete Hegseth memberikan gambaran yang terlalu optimistis soal perang melawan Iran kepada Presiden Donald Trump.

Sejumlah pejabat mengkhawatirkan penilaian Hegseth tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Pete tidak mengatakan kebenaran kepada presiden,” ujar seorang pejabat Pentagon kepada media AS seperti dikutip dari AOL.

Perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran terus meningkat intensitasnya.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim telah menyerang lebih dari 13.000 target Iran, sementara Trump terus melontarkan ancaman keras, termasuk peringatan bahwa sebuah peradaban bisa musnah dalam satu malam.

Dalam beberapa pernyataannya, Hegseth menggambarkan kekuatan militer Iran telah lumpuh.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. (Xinhua/Peng Ziyang)
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth. (Xinhua/Peng Ziyang)

Hegseth menyebut Iran tidak memiliki pertahanan udara, angkatan udara, maupun angkatan laut, serta mengklaim serangan rudal dan drone Iran telah turun drastis hingga 90 persen.

Trump pun menggaungkan narasi serupa dalam pidato nasionalnya.

“Angkatan laut Iran telah hancur, angkatan udaranya porak-poranda, dan kemampuan peluncuran rudal serta drone mereka sangat berkurang,” kata Trump.

baca juga

Namun, fakta di lapangan memunculkan keraguan atas klaim tersebut.

Iran dilaporkan masih mampu menembak jatuh jet tempur F-15E milik AS, yang sempat memicu operasi pencarian dramatis terhadap pilot yang hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi terluka.

Analis militer menilai insiden itu menunjukkan bahwa superioritas udara belum sepenuhnya tercapai.

“Ini yang terjadi ketika Anda punya keunggulan udara, tapi belum mencapai supremasi udara,” kata analis pertahanan Kelly Grieco.

Laporan intelijen terbaru juga menyebutkan bahwa Iran masih memiliki sekitar setengah dari peluncur rudalnya dan ribuan drone yang belum hancur.

Hal ini bertolak belakang dengan klaim bahwa kemampuan militer Teheran telah dilumpuhkan secara signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×