- Rismon Hasiholan Sianipar dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.
- Rismon membantah tuduhan tersebut dan mengklaim video viral itu adalah hasil rekayasa teknologi AI dari konten kajian ilmiahnya.
- Rismon mendesak pihak kepolisian melakukan penyelidikan forensik digital untuk mengungkap pelaku manipulasi video yang merusak reputasi dirinya tersebut.
Suara.com - Rismon Hasiholan Sianipar akhirnya angkat bicara terkait laporan dugaan pencemaran nama baik terhadap Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang menyeret namanya ke Bareskrim Polri.
Rismon menegaskan bahwa dirinya adalah korban dari kecanggihan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Rismon menyebut video yang beredar dan menjadi dasar laporan tersebut bukanlah ucapan aslinya, melainkan hasil rekayasa digital atau deepfake.
Ia mengklaim materi aslinya bersumber dari kanal YouTube Balige Academy yang kemudian dimanipulasi.
“Video tersebut adalah video editan hasil rekayasa AI yang bersumber pada video saya tanggal 11 Maret 2026,” ujar Rismon saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (15/4/2026).
Kajian Ilmiah yang Dipelintir
Menurut Rismon, video asli miliknya sebenarnya berisi kajian ilmiah. Namun, oknum tidak bertanggung jawab diduga menggunakan teknologi AI untuk mengubah narasi hingga seolah-olah ia melontarkan pernyataan yang menyudutkan Jusuf Kalla.
“Saya adalah korban dari produk AI,” tegas Rismon dengan nada bicara serius.
Lantaran merasa dirugikan, Rismon mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa dalang di balik pembuatan video tersebut.
Ia menekankan pentingnya penyelidikan forensik digital untuk mengungkap kebenaran.
“Harus dicari tahu secara forensik digital siapa yang meng-upload, siapa yang pertama kali membuat,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa dalam dunia digital, pembuktian keaslian adalah harga mati.
“Dalam digital forensik, yang paling penting adalah provenance, keotentikan dari sumber,” tambahnya.
![Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla resmi melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar ke Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026). [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/08/98208-jusuf-kalla.jpg)
Tak Pernah Berkomunikasi dengan JK
Lebih lanjut, Rismon memastikan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan atau komunikasi apa pun dengan Jusuf Kalla. Dalam kajian yang ia unggah pun, ia mengaku sama sekali tidak pernah menyebut nama tokoh nasional tersebut.