- Polsek Metro Tamansari menangkap tiga remaja pelaku tawuran terencana di kawasan Krukut, Jakarta Barat, pada Kamis (16/4/2026).
- Para pelaku nekat melakukan tawuran demi mencari eksistensi diri dengan membawa senjata tajam serta berkonvoi menggunakan sepeda motor.
- Hasil pemeriksaan menunjukkan pelaku mengonsumsi minuman keras dan narkotika jenis sabu sebelum terlibat dalam aksi meresahkan tersebut.
Suara.com - Ali-alih mendapatkan pengakuan, tiga pemuda yang berlagak sok jagoan di jalanan harus meringkuk di sel tahanan.
Polsek Metro Tamansari mengamankan tiga remaja berinisial ZA (18), MFEA (19), dan RS (18) usai terlibat aksi tawuran di kawasan Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat.
Aksi yang meresahkan warga ini ternyata bukan kejadian spontan. Para pelaku diketahui telah merencanakan bentrokan tersebut melalui media sosial sebelum akhirnya turun ke jalan.
Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby Mochammad Zulfikar, mengungkapkan bahwa insiden tersebut pecah di Jalan Keutamaan Dalam, Kelurahan Krukut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif di balik aksi nekat mereka tergolong klasik namun berbahaya: demi eksistensi.
Bobby menyebut, para remaja ini haus akan pengakuan diri di lingkungan kelompoknya. Sebelum memulai tawuran, mereka sempat melakukan aksi konvoi menggunakan sepeda motor sembari mengacungkan senjata tajam untuk menebar teror.
![Ilustrasi miras oplosan. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/14/77249-ilustrasi-miras-oplosan-ist.jpg)
Miras dan Sabu Jadi 'Modal' Keberanian
Polisi menemukan fakta mengejutkan di balik nyali para pelaku. Selain mengamankan senjata tajam dan minuman keras, hasil tes urine menunjukkan salah satu pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.
“Selain itu, para pelaku juga mengonsumsi minuman keras untuk meningkatkan keberanian saat melakukan aksi tawuran,” kata Bobby kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).
Beruntung, kesigapan petugas di lapangan berhasil meredam situasi sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Pendalaman Kasus Narkoba
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari, AKP Egy Irwansyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam.
Selain memproses tindak pidana tawurannya, polisi kini tengah mendalami jaringan peredaran narkoba yang menyusup ke kalangan remaja tersebut.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Jakarta agar tetap aman, nyaman, dan kondusif untuk semua,” terang Egy.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kriminalitas melalui layanan call center 110 atau melapor ke kantor polisi terdekat.