Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 16 April 2026 | 15:10 WIB
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
Potret Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (Google/Kementerian ESDM)

Suara.com - Ribuan desa di Indonesia masih belum menikmati akses listrik akibat keterbatasan jaringan dan kondisi geografis yang sulit dijangkau. Ketimpangan ini membuat aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil tertinggal dibanding daerah lain. Data PLN dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat masih ada sekitar 5.700 hingga 10.068 desa yang belum teraliri listrik.

Di tengah keterbatasan tersebut, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) mulai dilirik sebagai solusi alternatif yang lebih kontekstual untuk wilayah pedalaman. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pengembangan PLTMH dengan memanfaatkan potensi aliran sungai yang melimpah di berbagai daerah.

Proyek ini telah diterapkan di sejumlah wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, dan Kalimantan. Berbeda dengan pembangkit konvensional, PLTMH tidak bergantung pada bahan bakar fosil, melainkan memanfaatkan aliran air untuk menghasilkan listrik. Pendekatan ini dinilai lebih efisien, berkelanjutan, dan sesuai dengan kondisi geografis daerah terpencil.

Tak hanya menghadirkan listrik, PLTMH juga membawa pendekatan baru dalam pengelolaan lingkungan. Sistem ini secara tidak langsung mendorong masyarakat menjaga hutan dan sumber air, karena keberlangsungan listrik bergantung pada kondisi ekosistem tersebut.

Peneliti Pusat Riset Ekologi BRIN, Hunggul Yudono Setio Hadi Nugroho, menyebut PLTMH memiliki manfaat ganda.

“PLTMH tidak hanya menyediakan energi bersih, tetapi juga menjadi insentif nyata bagi masyarakat untuk menjaga hutan sebagai sumber air yang menopang keberlanjutan sistem,” ujarnya.

Dengan skema ini, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna listrik, tetapi juga berperan sebagai penjaga sumber daya. Kehadiran listrik pun berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, mulai dari pertanian hingga perikanan, yang kini bisa memanfaatkan peralatan produksi secara lebih optimal.

Meski begitu, implementasi PLTMH masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan data, kapasitas pengelolaan, hingga belum optimalnya pelibatan masyarakat.

Namun, di tengah berbagai keterbatasan, PLTMH menunjukkan bahwa solusi akses listrik tidak selalu harus bergantung pada ekspansi jaringan besar. Dengan pendekatan berbasis lokal dan ekologi, energi justru bisa dibangun dari potensi yang sudah ada di sekitar masyarakat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB

Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?

Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri

Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:13 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×