- Aksi Kamisan ke-904 di depan Istana Merdeka Jakarta mendesak penyelesaian pelanggaran HAM berat yang selama ini masih terbengkalai.
- Para peserta menyoroti keterlibatan militer dalam ruang sipil yang dianggap mengancam prinsip demokrasi serta berisiko meningkatkan pelanggaran HAM.
- Massa menuntut Jaksa Agung segera membentuk tim penyidik ad hoc guna mengakhiri impunitas dan menegakkan keadilan hukum nasional.
Pemerintah menghentikan upaya penyelesaian non-yudisial kasus pelanggaran berat HAM karena berisiko melanggengkan impunitas dan mengabaikan hak korban atas kebenaran, keadilan, dan pemulihan;
Penyelidikan pro-justitia Komnas HAM atas dugaan pelanggaran berat HAM, termasuk pembunuhan pembela HAM Munir Said Thalib, harus berjalan independen dan bebas dari intervensi. (Dinda Pramesti K)