- Seorang petugas PPSU berinisial BP tewas setelah tertabrak mobil saat sedang menyapu jalan di kawasan Pejaten Barat, Jakarta.
- Kecelakaan terjadi pada Kamis (16/4/2026) akibat pengemudi mobil berinisial AS yang kehilangan konsentrasi hingga kendaraannya oleng ke kanan.
- Pihak Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan pengemudi dan sedang melakukan proses hukum lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Suara.com - Insiden kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) terjadi di kawasan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Korban berinisial BP (40) dilaporkan meninggal dunia setelah dihantam sebuah mobil saat dirinya tengah menjalankan tugas rutin menjaga kebersihan jalan di wilayah tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan yang melibatkan pekerja lapangan di jalan raya ibu kota.
Pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan telah mengonfirmasi adanya kejadian tersebut dan memastikan bahwa proses hukum sedang berjalan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Mujiyanto, memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus yang menimpa anggota "Pasukan Oranye" tersebut.
“Memang kemarin ada insiden, saat ini sudah ditangani. Pihak keluarga pengemudi juga sudah bertemu dengan keluarga korban,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Mujiyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Berdasarkan laporan awal, kecelakaan maut ini terjadi pada siang hari, di mana kondisi lalu lintas di Jalan Pejaten Barat sedang dalam aktivitas normal.
Korban BP saat itu sedang menyapu jalan, sebuah pekerjaan yang setiap hari dilakukan oleh petugas PPSU untuk memastikan kenyamanan warga Jakarta.
Namun, sebuah kendaraan roda empat yang melintas di lokasi kejadian tiba-tiba kehilangan kendali dan mengarah tepat ke posisi korban berada.
AKP Mujiyanto menjelaskan bahwa sesaat setelah benturan terjadi, korban segera mendapatkan pertolongan untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Upaya medis telah dilakukan secara maksimal, namun nyawa korban tidak dapat terselamatkan akibat luka-luka yang dideritanya.
“Korban dibawa ke rumah sakit, dan dinyatakan meninggal di sana,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Mengenai penyebab pasti kecelakaan, dugaan awal mengarah pada faktor kelalaian manusia dari sisi pengemudi mobil.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi menunjukkan bahwa kendaraan yang dikemudikan oleh pelaku mengalami perubahan arah yang tidak wajar sebelum menabrak petugas PPSU tersebut.
“Korban saat itu sedang menyapu. Diduga mobil oleng ke kanan karena kurang konsentrasi,” katanya.
Kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan pengemudi mobil yang terlibat dalam kecelakaan ini.
Diketahui pengemudi tersebut adalah seorang pria berinisial AS yang berusia 30 tahun. Saat ini, AS telah berada di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
“Pengemudi sudah diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” ujar Mujiyanto.
Dalam pemeriksaan awal terhadap pengemudi, polisi juga melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik dan kesadaran AS untuk memastikan apakah ada faktor eksternal seperti penggunaan zat terlarang atau minuman keras.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan bukti yang mengarah pada penyalahgunaan alkohol oleh pengemudi saat insiden terjadi.
“Tidak ada indikasi mabuk, hanya kurang konsentrasi,” katanya.
Fokus penyelidikan saat ini adalah mendalami lebih jauh mengenai alasan di balik hilangnya konsentrasi pengemudi hingga menyebabkan mobil oleng ke kanan.
Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan serta keterangan dari saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung untuk menyusun kronologi lengkap.
Kondisi korban saat pertama kali tertabrak juga menjadi bagian dari pendalaman materi penyidikan.