Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB
Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata
Serangan Israel ke Lebanon (X)
baca 10 detik
  • Serangan udara Israel di Ghazieh menewaskan tujuh orang menjelang masa gencatan senjata berlaku.

  • Donald Trump mengumumkan kesepakatan jeda pertempuran selama sepuluh hari antara Israel dan Lebanon.

  • Jumlah korban luka mencapai 33 orang dan angka kematian masih berpotensi terus meningkat.

Suara.com - Harapan perdamaian di Lebanon selatan hancur seketika akibat agresi militer Israel yang menghantam pemukiman warga di kota Ghazieh.

Insiden berdarah ini terjadi hanya dalam hitungan jam sebelum kesepakatan penghentian kontak gencatan senjata secara resmi dimulai.

Dikutip dari Al Jazeera, tragedi ini menjadi bukti nyata betapa rapuhnya situasi keamanan di wilayah perbatasan meskipun diplomasi internasional sedang diupayakan.

Potongan video Lebanon diserang Israel [Lebanon 24]
Potongan video Lebanon diserang Israel [Lebanon 24]

Laporan resmi menunjukkan bahwa tindakan militer tersebut menyasar area padat yang mengakibatkan dampak kemanusiaan sangat fatal.

Kejadian ini memicu gelombang kemarahan publik Lebanon yang menilai serangan tersebut sebagai upaya sabotase stabilitas kawasan.

Otoritas medis di Lebanon mengonfirmasi bahwa sedikitnya tujuh nyawa melayang akibat ledakan yang menghancurkan struktur bangunan tersebut.

Selain korban jiwa, tercatat sebanyak 33 orang mengalami luka-luka serius dan memerlukan penanganan medis segera di rumah sakit.

Media pemerintah Lebanon melabeli peristiwa memilukan di wilayah selatan tersebut sebagai sebuah "pembantaian terhadap warga sipil".

Petugas penyelamat hingga saat ini masih berjibaku di lapangan untuk membersihkan reruntuhan bangunan yang luluh lantak.

baca juga

Pihak berwenang mengkhawatirkan jumlah korban akan terus bertambah seiring berjalannya proses evakuasi di titik ledakan.

Status Korban dan Data Kementerian

Kementerian Kesehatan Lebanon menegaskan bahwa angka kematian tujuh orang tersebut masih bersifat informasi awal yang bisa berubah.

Pihak medis menyatakan bahwa jumlah korban adalah "pendahuluan dan belum final" mengingat kondisi kritis beberapa pasien yang dirawat.

Tim forensik terus melakukan identifikasi terhadap jenazah yang berhasil dievakuasi dari bawah tumpukan beton dan material bangunan.

Keluarga korban kini berkumpul di sekitar lokasi kejadian dengan penuh ketidakpastian menunggu kabar kerabat mereka yang hilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:55 WIB

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Cara Menghitung Neptu Weton Sendiri Berdasarkan Hari dan Pasaran

Cara Menghitung Neptu Weton Sendiri Berdasarkan Hari dan Pasaran

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 12:15 WIB

Komisi II DPR Jadikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Acuan Pembahasan RUU Pemilu

Komisi II DPR Jadikan Ambang Batas Parlemen 5 Persen Acuan Pembahasan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:11 WIB

Gerindra Sebut Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu Baru Sekadar Brainstorming

Gerindra Sebut Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu Baru Sekadar Brainstorming

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:11 WIB

Komdigi Ultimatum 25 PSE: Segera Daftar atau Terancam Diblokir

Komdigi Ultimatum 25 PSE: Segera Daftar atau Terancam Diblokir

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 12:10 WIB

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Jual 40 Ribu Bom Raksasa Rp 49,6 Triliun ke Israel

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:01 WIB

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Anime BEYBLADE X Resmi Masuki Bey Kingdom Arc, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Anak Purbaya Sebut Ada 'Mafia Ancam Presiden' Di Balik Pemecatan Menkeu

Video | Kamis, 17 September 2026 | 12:00 WIB

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Viral Perempuan Ditendang Saat Antre Makanan di Sency, Netizen Soroti Dugaan Upaya Menutup Kasus

Viral Perempuan Ditendang Saat Antre Makanan di Sency, Netizen Soroti Dugaan Upaya Menutup Kasus

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

×