Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 April 2026 | 08:53 WIB
Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku
Serangan Israel ke Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Gencatan senjata Lebanon-Israel dilanggar oleh serangan artileri Israel di kota perbatasan selatan.

  • Warga pengungsi mulai nekat kembali ke rumah meski situasi keamanan belum sepenuhnya stabil.

  • Pihak berwenang memperingatkan adanya ancaman bom yang belum meledak di wilayah bekas perang.

Rekaman video menunjukkan jejak peluru merah yang membelah kegelapan di tengah suasana yang seharusnya sudah tenang.

Meskipun situasi belum sepenuhnya aman, gelombang warga yang mengungsi mulai terlihat bergerak kembali ke kediaman mereka.

Warga terlihat memadati jalur menuju selatan dengan mengibarkan bendera gerakan serta membawa potret mendiang Hassan Nasrallah.

Antrean kendaraan yang panjang menjadi pemandangan utama di beberapa titik akses menuju wilayah-wilayah yang sebelumnya menjadi zona perang.

Namun, kepulangan massal ini dinilai sangat berisiko mengingat kondisi keamanan yang masih sangat fluktuatif di lapangan.

Pemerintah Lebanon mencatat bahwa konflik ini sebelumnya telah memaksa lebih dari satu juta orang meninggalkan rumah mereka.

Peringatan Keamanan bagi Warga Sipil

Pihak berwenang dan kelompok Hizbullah mengeluarkan imbauan keras agar warga menunda kepulangan hingga situasi benar-benar terkendali.

Hizbullah meminta penduduk untuk tidak terburu-buru menuju wilayah selatan dan pinggiran Beirut "sampai situasinya benar-benar jelas".

baca juga

Komite Kesehatan Islam bahkan menyarankan masyarakat untuk "menunggu sampai pagi" sebelum memulai perjalanan panjang kembali ke rumah.

Militer Lebanon juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman amunisi yang belum meledak di puing-puing bangunan.

Instruksi tentara harus dipatuhi sepenuhnya guna menghindari jatuh korban jiwa akibat benda-benda mencurigakan sisa pertempuran.

Gencatan senjata ini merupakan hasil negosiasi panjang untuk menghentikan pertumpahan darah yang melibatkan militer Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Konflik meningkat tajam sejak pembunuhan Hassan Nasrallah pada tahun 2024 yang memicu eskalasi militer besar-besaran di sepanjang garis perbatasan.

Israel meluncurkan operasi darat ke wilayah Lebanon selatan yang menyebabkan kerusakan infrastruktur sipil secara masif dan krisis kemanusiaan hebat.

Kesepakatan sepuluh hari ini awalnya dipandang sebagai langkah awal menuju perdamaian permanen untuk mengakhiri penderitaan jutaan warga sipil.

Namun, pelanggaran yang terjadi di jam-jam pertama menunjukkan betapa rapuhnya diplomasi di tengah dendam dan ketidakpercayaan kedua pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:02 WIB

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×