Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 08:53 WIB
Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku
Serangan Israel ke Lebanon (Antara)
  • Gencatan senjata Lebanon-Israel dilanggar oleh serangan artileri Israel di kota perbatasan selatan.

  • Warga pengungsi mulai nekat kembali ke rumah meski situasi keamanan belum sepenuhnya stabil.

  • Pihak berwenang memperingatkan adanya ancaman bom yang belum meledak di wilayah bekas perang.

Suara.com - Kesepakatan penghentian permusuhan selama sepuluh hari antara Lebanon dan Israel menghadapi ancaman serius sejak jam pertama pemberlakuan.

Militer Israel dilaporkan tetap melancarkan serangan artileri ke wilayah Lebanon selatan meski kesepakatan damai telah dinyatakan resmi berjalan.

Dilaporkan MME, aksi militer tersebut mencoreng harapan publik akan terciptanya stabilitas keamanan di wilayah-wilayah konflik yang telah hancur akibat perang.

Serangan udara besar-besaran Israel mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya 254 orang hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, Kamis (9/4). [Tangkap layar X]
Serangan udara besar-besaran Israel mengguncang Lebanon dan menewaskan sedikitnya 254 orang hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, Kamis (9/4). [Tangkap layar X]

Pelanggaran ini memicu kekhawatiran baru mengenai komitmen kedua belah pihak dalam mematuhi poin-poin kesepakatan internasional tersebut.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda penarikan mundur kekuatan militer secara penuh dari titik-titik krusial di perbatasan.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan bahwa artileri Israel masih aktif menggempur kota Khiam dan Dibbine.

Laporan tersebut mengonfirmasi bahwa serangan terjadi kurang dari enam puluh menit setelah waktu gencatan senjata dimulai.

"Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa artileri Israel terus menghantam wilayah selatan meskipun gencatan senjata baru berlaku kurang dari satu jam yang lalu," tulis MME.

Operasi penyisiran dengan senjata mesin turut mengiringi dentuman artileri yang meresahkan warga di kawasan perbatasan selatan tersebut.

Situasi di lapangan menunjukkan bahwa zona tempur belum sepenuhnya steril dari aktivitas ofensif pasukan darat Israel.

Aktivitas Udara di Lembah Bekaa

Ketegangan tidak hanya terjadi di darat, namun juga terpantau di ruang udara wilayah Rashaya dan Jabal al-Sheikh.

Pesawat pengintai Israel dilaporkan melakukan manuver intensif di atas langit Lembah Bekaa barat setelah tengah malam.

Aktivitas pengintaian ini menambah daftar dugaan pelanggaran teknis terhadap poin-poin kesepakatan penghentian serangan udara.

Di sisi lain, pinggiran selatan Beirut juga menyaksikan pecahnya suara tembakan yang mewarnai langit malam di ibu kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:02 WIB

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB