Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

Vania Rossa

Jum'at, 17 April 2026 | 15:01 WIB
Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata
Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata. (dok. ist)
  • Pertamina Patra Niaga menginisiasi program MAMAKU SIGAP di Kelurahan Kutawaru untuk mengatasi timbulan sampah sebesar 240 ton per tahun.
  • Masyarakat Kutawaru mengolah sampah menjadi nilai ekonomi melalui Bank Sampah Abhipraya dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular yang sistematis.
  • Integrasi pengelolaan sampah, penanaman mangrove, dan PLTS menghasilkan pendapatan Rp366 juta per bulan bagi ekonomi warga setempat.

Suara.com - Terisolasi tanpa fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kelurahan Kutawaru di Kabupaten Cilacap sempat menghadapi ancaman serius: timbulan sampah yang mencapai 240 ton setiap tahunnya. Namun, kondisi geografis yang menantang tersebut kini justru menjadi titik balik kebangkitan ekonomi warga pesisir ini melalui inisiatif lingkungan yang terintegrasi.

Melalui pendekatan ekonomi sirkular, masyarakat Kutawaru mulai mengubah cara pandang mereka terhadap limbah. Dari yang semula dianggap beban, kini sampah dikelola secara sistematis melalui Bank Sampah Abhipraya untuk dikembalikan menjadi sumber daya bernilai ekonomi.

Memutus Rantai Limbah di Kawasan Pesisir

Kutawaru menghadapi tantangan ganda; ketiadaan akses pembuangan sampah yang memadai dan kondisi ekonomi lebih dari 4.600 warga yang masuk kategori berpendapatan rendah. Hal ini memicu Pertamina Patra Niaga untuk menginisiasi solusi terpadu melalui program MAMAKU SIGAP (Masyarakat Mandiri Kutawaru - Sistem Integrasi Pengelolaan Lingkungan Kawasan Pesisir).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, mengungkapkan bahwa inovasi sosial di wilayah ini dirancang untuk menjawab keresahan lingkungan sekaligus kemiskinan. Strategi yang digunakan tidak hanya sekadar mendaur ulang, tetapi menerapkan prinsip ekonomi sirkular mulai dari Refuse, Rethink, Repurpose, hingga Recover.

“Dengan beroperasinya bank sampah, masalah lingkungan di Kutawaru teratasi. Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sumber daya yang menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi warga,” ujar Roberth.

Saat ini, setidaknya 7,6 ton sampah berhasil dikelola secara rutin setiap tahunnya oleh bank sampah tersebut.

Kemandirian Energi dan Wisata Bahari

Transformasi Kutawaru tidak berhenti pada pengelolaan sampah. Guna menjaga garis pantai dari ancaman abrasi, Pertamina Patra Niaga bersama warga gencar melakukan penanaman mangrove. Menariknya, aktivitas ekonomi di kawasan ini kini ditopang oleh energi bersih melalui instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6.600 Wattpeak.

Salah satu bukti keberhasilan integrasi ini adalah lahirnya Kampoeng Kepiting. Sentra kuliner hidangan laut ini kini menjadi magnet wisata baru di Cilacap dengan menu unggulan kepiting cangkang lunak. Perputaran uang dari unit usaha yang dikelola warga ini mampu menyentuh angka puluhan juta rupiah per bulan.

Program yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap ini menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi sebuah kelurahan, yakni mencapai Rp366 juta per bulan. Hebatnya, 5% dari pendapatan tersebut disalurkan kembali untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami optimis ekosistem yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan ini bisa menjadi contoh nyata bagaimana inovasi sosial memberikan dampak besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia,” pungkas Roberth.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips 5 Cara Rental Mobil Aman Saat Liburan

Tips 5 Cara Rental Mobil Aman Saat Liburan

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 14:06 WIB

Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah

Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 12:30 WIB

Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri

Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:13 WIB

Terkini

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:47 WIB

Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu

Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:43 WIB

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:32 WIB

Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!

Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:26 WIB

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:08 WIB

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:00 WIB

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:52 WIB

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:31 WIB

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:18 WIB

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB