Rusia Evakuasi Lebih dari 600 Staf dari Pembangkit Nuklir Bushehr di Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 10:22 WIB
Rusia Evakuasi Lebih dari 600 Staf dari Pembangkit Nuklir Bushehr di Iran
PLTN Bushehr (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Rusia berhasil mengevakuasi 600 staf ahli dari PLTN Bushehr karena perang di Iran.

  • Hanya 24 personel sukarelawan Rusia yang tersisa untuk memantau fasilitas nuklir strategis.

  • Eskalasi militer Israel dan AS memaksa Rosatom memprioritaskan keselamatan nyawa para pegawainya.

Suara.com - Keputusan Rusia mengosongkan ratusan personel ahli dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir PLTN Bushehr menandai babak baru krisis keamanan di wilayah Iran.

Langkah drastis ini diambil Rosatom sebagai respons langsung terhadap situasi medan tempur yang tidak lagi memungkinkan bagi keselamatan warga sipil asing.

Dikutip dari Anadolu, kepergian gelombang besar tenaga teknis ini diprediksi akan memengaruhi operasional jangka panjang fasilitas nuklir paling strategis milik Teheran tersebut.

PLTN Bushehr (Antara)
PLTN Bushehr (Antara)

Rosatom mengonfirmasi bahwa seluruh proses pemulangan staf dari titik konflik telah dinyatakan selesai secara prosedural.

Stabilitas kawasan yang terus merosot menjadi alasan utama di balik penarikan mendadak para spesialis energi atom ini.

Direktur Utama Rosatom, Alexey Likhachev, mengungkapkan bahwa lebih dari 600 pegawainya kini telah mendarat dengan selamat di Rusia.

"Kami telah menyelesaikan evakuasi. Lebih dari 600 orang telah dievakuasi sejak dimulainya operasi militer dan dibawa ke Rusia," ujar Likhachev.

Meskipun evakuasi besar-besaran dilakukan, fasilitas Bushehr tidak sepenuhnya ditinggalkan tanpa pengawasan teknis oleh pihak Rusia.

Likhachev menyebutkan masih ada sekelompok kecil individu yang memilih bertahan secara sukarela di tengah ancaman serangan udara.

baca juga

"Personel sekarang sedang beristirahat dan memulihkan diri. Hanya sukarelawan yang tersisa di lokasi," jelasnya lebih lanjut.

Kondisi Terkini di Bushehr dan Teheran

Keberadaan tenaga ahli yang tersisa saat ini sangat terbatas dan hanya difokuskan pada pemantauan sistem yang bersifat kritikal.

Tercatat hanya ada 20 orang sukarelawan yang masih berjaga di area pembangkit nuklir Bushehr untuk menjaga fungsi dasar.

"Itu adalah 20 orang di lokasi PLTN Bushehr dan 4 orang di Teheran sendiri," ungkap Likhachev dalam konferensi pers di Tashkent.

Keberadaan empat staf di Teheran berfungsi sebagai penghubung diplomatik dan teknis antara Rosatom dengan otoritas nuklir Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panas di Selat Hormuz, Iran Temui Rusia, Apa Hasilnya?

Panas di Selat Hormuz, Iran Temui Rusia, Apa Hasilnya?

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:10 WIB

Operasi Epic Fury Lawan Iran Telan Ratusan Korban Prajurit Amerika Serikat yang Terluka dan Tewas

Operasi Epic Fury Lawan Iran Telan Ratusan Korban Prajurit Amerika Serikat yang Terluka dan Tewas

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:57 WIB

1200 Jam Internet Mati Total, Warga Iran Putar Otak Gunakan VPN hingga Pakai Cara Ini

1200 Jam Internet Mati Total, Warga Iran Putar Otak Gunakan VPN hingga Pakai Cara Ini

News | Selasa, 21 April 2026 | 09:56 WIB

Terkini

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

×