Jakarta Siaga Kemarau Panjang, Pemprov Dorong Tanam Pangan Alternatif hingga Manfaatkan Air AC

Vania Rossa | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Selasa, 21 April 2026 | 16:17 WIB
Jakarta Siaga Kemarau Panjang, Pemprov Dorong Tanam Pangan Alternatif hingga Manfaatkan Air AC
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok. [Suara.com/Fakhri]
  • Pemprov DKI Jakarta menyiapkan langkah mitigasi krisis pangan menghadapi ancaman kemarau panjang hingga pertengahan tahun 2026 mendatang.
  • Dinas KPKP mengoptimalkan lahan aset pemerintah dan sumber daya air untuk mendukung keberlangsungan sektor pertanian perkotaan.
  • Pemerintah mendorong penggunaan teknologi hidroponik serta pemanfaatan air buangan AC guna menjaga kemandirian pangan di Jakarta.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai bersiap menghadapi ancaman kemarau panjang yang diprediksi melanda hingga pertengahan 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengungkapkan sejumlah langkah mitigasi demi menjaga ketahanan pangan di ibu kota.

Melalui keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026), Hasudungan menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor guna menentukan strategi menghadapi krisis air.

Salah satu program utama yang diinisiasi adalah Gerakan Menanam Tanaman Pangan Alternatif sebagai langkah substitusi bahan pokok beras.

Selain itu, Pemprov DKI berencana mengoptimalisasi pemanfaatan lahan tidur yang merupakan aset pemerintah untuk ditanami berbagai tanaman produktif.

Optimalisasi sumber daya air seperti embung, waduk, hingga sungai juga menjadi fokus utama dalam menjaga keberlangsungan pertanian perkotaan.

Pemilihan varietas tanaman yang memiliki ketahanan terhadap cuaca ekstrem juga menjadi bagian krusial dalam perencanaan mitigasi.

"Ini upaya menjaga ketahanan pangan di perkotaan," tuturnya.

Hasudungan tak lupa menekankan pentingnya penguatan jaringan irigasi serta drainase perkotaan guna memastikan distribusi air tetap terjaga.

Menariknya, pemerintah kini mendorong para petani kota untuk mulai melakukan pemanenan air hujan hingga pemanfaatan air buangan AC.

"Air AC dapat ditampung dan digunakan sebagai upaya dalam penyediaan air bagi tanaman. Hal ini karena air AC bebas klorin dan kloramin, sehingga aman bagi mikroba tanah dan tidak merusak akar," papar Hasudungan.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan keunggulan teknis dari penggunaan air sisa pendingin ruangan tersebut bagi tanaman.

"Nilai ppm air AC rendah (kurang dari 5 ppm), sehingga cocok dijadikan air baku untuk media hidroponik, sehingga penyerapan nutrisi oleh tanaman menjadi maksimal," imbuhnya.

Terkait keterbatasan lahan dan air, penggunaan teknologi hidroponik, vertikultur, hingga vertiminaponik dinilai menjadi solusi yang paling presisi.

Model pertanian hidroponik sangat ideal dikembangkan untuk skala perkotaan karena efisiensi nutrisinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!

Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!

News | Senin, 20 April 2026 | 18:49 WIB

Pemprov DKI: Hentikan Pembongkaran Bangunan di Jalan Teuku Umar Menteng

Pemprov DKI: Hentikan Pembongkaran Bangunan di Jalan Teuku Umar Menteng

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:15 WIB

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:37 WIB

Terkini

Kecil-kecil Jadi Begal: 4 Remaja di Tangerang Diringkus Berikut Pistol Rakitan Kaliber 5,56 Mm

Kecil-kecil Jadi Begal: 4 Remaja di Tangerang Diringkus Berikut Pistol Rakitan Kaliber 5,56 Mm

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:11 WIB

RUU Pemilu Digodok Matang, DPR Cari Formula Ambang Batas Parlemen yang Paling Adil

RUU Pemilu Digodok Matang, DPR Cari Formula Ambang Batas Parlemen yang Paling Adil

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:11 WIB

Kekerasan di Papua Meningkat, DPD RI Desak Pemerintah Buka 'Grand Design' Penyelesaian Konflik

Kekerasan di Papua Meningkat, DPD RI Desak Pemerintah Buka 'Grand Design' Penyelesaian Konflik

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:08 WIB

Prabowo Panggil Penasihat Khusus Pertahanan ke Istana, Bahas Isu Strategis Nasional?

Prabowo Panggil Penasihat Khusus Pertahanan ke Istana, Bahas Isu Strategis Nasional?

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:03 WIB

Breakingnews! Wapres AS OTW Pakistan, Delegasi Iran Siap Datang

Breakingnews! Wapres AS OTW Pakistan, Delegasi Iran Siap Datang

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:03 WIB

Usut Kasus Penghasutan Ade Armando dan Abu Janda! Polisi Mulai Verifikasi Bukti Potongan Ceramah JK

Usut Kasus Penghasutan Ade Armando dan Abu Janda! Polisi Mulai Verifikasi Bukti Potongan Ceramah JK

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:58 WIB

KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA

KPK Cecar Saksi Soal Dugaan Intervensi Hingga Pemberian Fee ke Sudewo dalam Kasus DJKA

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:34 WIB

Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi

Pengedar Ganja 3,6 Kg Diciduk di Tanah Abang Usai Ambil Paket dari Ekspedisi

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:22 WIB

Eskalasi Konflik Global Meningkat, Puan Minta Pemerintah Evaluasi Misi TNI di UNIFIL

Eskalasi Konflik Global Meningkat, Puan Minta Pemerintah Evaluasi Misi TNI di UNIFIL

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:16 WIB

Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo

Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo

News | Selasa, 21 April 2026 | 15:12 WIB