Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

Galih Prasetyo | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 12:54 WIB
Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis
Ilustrasi kondom (Shutterstock).
  • Konflik AS-Israel dan Iran sejak akhir Februari menyebabkan gangguan rantai pasok global serta lonjakan biaya distribusi.
  • Produsen kondom Karex Bhd akan menaikkan harga jual produk sebesar 20 hingga 30 persen kepada konsumen.
  • Kenaikan harga dipicu oleh lonjakan biaya bahan baku dan keterlambatan pengiriman di tengah meningkatnya permintaan pasar.

Suara.com - Perang AS-Israel vs Iran yang tak hanya berdampak pada kenaikan minyak dunia, namun juga membuat sejumlah barang kebutuhan naik dratis.

Bahkan dampak perang AS-Iran mengakibatkan harga kondom di pasaran global naik drastis.

Produsen kondom terbesar dunia, Karex Bhd, mengumumkan rencana kenaikan harga hingga 20–30 persen akibat gangguan rantai pasok.

Mengutip Reuters, keputusan ini diambil setelah biaya produksi dan distribusi melonjak tajam sejak perang Iran memanas pada akhir Februari lalu.

Kenaikan harga bahkan berpotensi lebih tinggi jika situasi tidak segera membaik.

“Kondisi saat ini sangat rapuh, harga-harga meningkat. Kami tidak punya pilihan selain membebankan biaya ini ke konsumen,” ujar CEO Karex, Goh Miah Kiat.

Goh Miah Kiat menjelaskan, lonjakan biaya terjadi di berbagai lini, mulai dari bahan baku seperti karet sintetis dan nitril hingga material kemasan dan pelumas.

Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]
Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]

Selain itu, biaya logistik juga melonjak drastis akibat terganggunya jalur distribusi global.

Dampak perang juga terlihat pada keterlambatan pengiriman.

Jika sebelumnya distribusi ke Eropa dan Amerika Serikat memakan waktu sekitar satu bulan, kini bisa mencapai hampir dua bulan.

“Kami melihat banyak pengiriman masih tertahan di laut, belum sampai tujuan padahal permintaan sangat tinggi,” kata Goh.

Di sisi lain, permintaan kondom justru meningkat sekitar 30 persen sejak konflik berlangsung.

Kondisi ini menyebabkan stok di berbagai negara menipis, terutama di negara berkembang yang paling terdampak keterlambatan logistik.

Karex, yang memproduksi lebih dari 5 miliar kondom per tahun untuk merek global seperti Durex dan Trojan, menyebut masih memiliki cadangan bahan baku untuk beberapa bulan ke depan.

Perusahaan juga berencana meningkatkan produksi guna memenuhi lonjakan permintaan.

Namun, perusahaan memperingatkan bahwa krisis pasokan bisa semakin parah jika konflik berkepanjangan.

Tidak hanya industri kondom, sektor lain seperti produksi sarung tangan medis juga menghadapi tekanan serupa akibat ketergantungan pada bahan baku berbasis minyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Makin Keras! Ancam Bikin Lumpuh Kiriman Minyak Dunia dari Pulau Kharg

AS Makin Keras! Ancam Bikin Lumpuh Kiriman Minyak Dunia dari Pulau Kharg

News | Rabu, 22 April 2026 | 11:07 WIB

2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus

2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:39 WIB

Tumpahan Minyak Raksasa di Teluk Persia, Perang AS vs Iran Picu Bencana Ekologis

Tumpahan Minyak Raksasa di Teluk Persia, Perang AS vs Iran Picu Bencana Ekologis

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:20 WIB

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 09:54 WIB

Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:38 WIB

Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan

Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:32 WIB

Terkini

Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar

Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:03 WIB

Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti

Donald Trump Sebut Proposal Damai Iran Sampah, Ancaman Perang Besar Menanti

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 06:47 WIB

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB