Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 23 April 2026 | 17:27 WIB
Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik
Ketua Umum Tim Penanggung jawab SNPMB Eduart Wolok. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di berbagai lokasi diwarnai kecurangan menggunakan perangkat teknologi komunikasi tersembunyi berukuran sangat kecil.
  • Modus kecurangan bergeser dari joki konvensional menjadi penggunaan alat bantu digital yang terhubung dengan pihak luar ruangan.
  • Menteri Pendidikan Tinggi memastikan pemerintah akan mengevaluasi dan memproses setiap temuan kecurangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Suara.com - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 kembali diwarnai temuan kecurangan. Panitia mencatat, modus yang digunakan peserta tidak lagi sebatas joki konvensional, tetapi mulai memanfaatkan perangkat teknologi yang disembunyikan di tubuh.

Di balik ketatnya sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri, modus baru yang muncul tahun ini lebih senyap. Oknum memanfaatkan perangkat kecil di telinga yang terhubung dengan pihak luar. 

Publik menyebutnya telinga bionik. Bukan karena canggih seperti film fiksi ilmiah, melainkan karena cara kerjanya yang nyaris tak terdeteksi.

Temuan ini menandai perubahan pola kecurangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang semakin sulit dideteksi.

Dari Joki Duduk ke Joki Bisik

Kecurangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi bukan hal baru. Dahulu, modus yang paling umum ialah joki atau orang lain yang menggantikan peserta dan duduk langsung di ruang ujian. Namun pola itu kini berubah.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Eduart Wolok, mengungkap bahwa kecurangan yang ditemukan pada pelaksanaan UTBK tahun ini tidak lagi sebatas metode lama.

“Kecurangan yang ditemukan ada dua, yakni joki dan penggunaan alat bantu yang terhubung secara digital,” kata Eduart.

Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran kecurangan, dari kehadiran fisik joki di ruang ujian, menuju keterlibatan jarak jauh berbasis teknologi. Modus menjadi lebih halus, minim kontak, dan jauh lebih sulit dideteksi oleh pengawas.

baca juga

Telinga Bionik: Sederhana tapi Sulit Dideteksi

Istilah telinga bionik yang ramai diperbincangkan sebenarnya bukan merujuk pada implan canggih seperti dalam film. Dalam praktiknya, alat yang digunakan jauh lebih sederhana. Yakni berupa earpiece berukuran sangat kecil yang disembunyikan di dalam telinga.

Kasus ini terungkap di berbagai lokasi UTBK. Salah satunya di Universitas Diponegoro (Undip), ketika seorang peserta kedapatan menyembunyikan alat bantu dengar di dalam telinganya hingga harus ditangani secara medis.

Alat kecurangan itu ditemukan dari hasil pemeriksaan dengan metal detector sebelum peserta memasuki ruangan ujian.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memastikan pemerintah akan mengevaluasi temuan tersebut.

“Semua temuan kecurangan akan dicatat, didalami, dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Brian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Joki UTBK: Jalan Pintas yang Menjebak Diri Sendiri

Fenomena Joki UTBK: Jalan Pintas yang Menjebak Diri Sendiri

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 15:15 WIB

Konsekuensi Menolak Hasil SNBT 2026, Benarkah Bisa Terkena Blacklist Permanen?

Konsekuensi Menolak Hasil SNBT 2026, Benarkah Bisa Terkena Blacklist Permanen?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 14:06 WIB

5 Cara Tenang Hadapi UTBK 2026 agar Tidak Gemetar saat Ujian

5 Cara Tenang Hadapi UTBK 2026 agar Tidak Gemetar saat Ujian

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 12:42 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×