Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri

Arif Budi

Kamis, 23 April 2026 | 16:44 WIB
Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri
Penampakan Selat Malaka di Google Maps (Google Maps)
baca 10 detik
  • Menteri Pertahanan Malaysia menegaskan bahwa pengelolaan keamanan Selat Malaka merupakan kewenangan penuh negara-negara di kawasan Asia Tenggara saja.
  • Pemerintah Malaysia menolak intervensi pihak luar dalam menjaga stabilitas jalur pelayaran strategis yang menghubungkan perdagangan global tersebut.
  • Setiap kebijakan baru di Selat Malaka harus melalui konsensus bersama antara Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand secara kolaboratif.

Suara.com - Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa pengelolaan Selat Malaka tidak memerlukan campur tangan negara di luar kawasan.

Jalur pelayaran strategis yang menjadi nadi perdagangan global itu dinilai masih aman dan sepenuhnya dapat dikelola oleh negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN.

Menteri Pertahanan Malaysia, Mohamed Khaled Nordin menyatakan bahwa setiap keputusan terkait Selat Malaka harus dibahas dan disepakati bersama oleh negara-negara yang berbatasan langsung, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Pernyataan ini muncul di tengah isu yang menyebut adanya minat Amerika Serikat untuk ikut mengendalikan jalur tersebut.

"Segala hal yang berkaitan dengan Selat Malaka harus diputuskan bersama oleh negara-negara di kawasan ini, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand," ucap Khaled Nordin dikutip dari bharian.com.my.

"Selat Malaka berada dalam kondisi aman, tidak ada hambatan bagi kapal yang melintas, dan tidak ada alasan bagi negara mana pun, baik kecil maupun besar, untuk menyatakan niat menguasainya," imbuhnya.

Mohamed Khaled Nordin dalam Pameran Layanan Pertahanan Asia (DSA) dan Pameran Keamanan Nasional (NATSEC) Asia 2026 di Kuala Lumpur. (bharian.com.my)
Mohamed Khaled Nordin dalam Pameran Layanan Pertahanan Asia (DSA) dan Pameran Keamanan Nasional (NATSEC) Asia 2026 di Kuala Lumpur. (bharian.com.my)

Ia menambahkan bahwa negara-negara di kawasan telah memiliki kapasitas untuk menjaga keamanan jalur laut tersebut tanpa perlu intervensi pihak luar.

Kerja sama regional dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan stabilitas dan kelancaran arus perdagangan di salah satu jalur tersibuk dunia itu.

Bagi Indonesia, isu ini menjadi relevan mengingat peran strategis Selat Malaka dalam perdagangan dan logistik nasional.

baca juga

Selain itu, muncul pula laporan bahwa Indonesia tengah mengkaji kemungkinan penerapan pungutan terhadap kapal komersial yang melintas.

Menanggapi hal tersebut, Malaysia menekankan pentingnya pendekatan berbasis konsensus ASEAN.

Setiap kebijakan, termasuk potensi pungutan, dinilai harus melalui pembahasan bersama agar tidak memicu ketegangan di kawasan.

Di sisi lain, pembahasan isu ini berlangsung di sela agenda Pameran Layanan Pertahanan Asia (DSA) dan Pameran Keamanan Nasional (NATSEC) Asia 2026 di Kuala Lumpur.

Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi negara-negara untuk memperkuat diplomasi pertahanan sekaligus membangun komunikasi lintas kepentingan.

Menurut Mohamed Khaled, forum seperti DSA dan NATSEC tidak hanya berfungsi sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai wadah mempertemukan negara-negara dengan kepentingan berbeda dalam suasana yang kondusif.

Selain itu, kegiatan ini turut membuka peluang bagi industri pertahanan lokal di kawasan untuk terlibat dalam rantai pasok global, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan mitra internasional di sektor teknologi dan keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:32 WIB

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:22 WIB

Eks Ketua Komnas Perempuan Soal Demokrasi RI: Kalau Kartini Lahir Sekarang, Bisa Dituduh Makar

Eks Ketua Komnas Perempuan Soal Demokrasi RI: Kalau Kartini Lahir Sekarang, Bisa Dituduh Makar

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:10 WIB

Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:58 WIB

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda

Kasus Suap Muara Enim Makin Meluas, KPK Periksa Mantan Pj Bupati hingga Kepala Bappeda

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:34 WIB

Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir

Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:34 WIB

Bagaimana AI  Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:31 WIB

Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan

Curhat ke Sri Sultan, GNB Ungkap Krisis Kepercayaan Publik pada Negara Kian Mengkhawatirkan

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:31 WIB

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:27 WIB

Cara Memilih Shade Bedak Sesuai Warna Kulit agar Hasil Makeup Tampak Natural

Cara Memilih Shade Bedak Sesuai Warna Kulit agar Hasil Makeup Tampak Natural

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:25 WIB

PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan

PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:24 WIB

RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR

RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:22 WIB

5 Posisi Meja Kerja Menurut Feng Shui agar Fokus Meningkat dan Rezeki Lancar

5 Posisi Meja Kerja Menurut Feng Shui agar Fokus Meningkat dan Rezeki Lancar

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:20 WIB

Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi

Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi

Surakarta | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:19 WIB

×