Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak

Galih Prasetyo | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 17:04 WIB
Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran merilis video yang diklaim menunjukkan pasukan Garda Revolusi menyiata dua kapal kargo di Selat Hormuz. [Istimewa]
  • Pasukan Garda Revolusi Iran menyita dua kapal kargo asing di Selat Hormuz dengan alasan pelanggaran izin navigasi.
  • Otoritas maritim Inggris dan operator kapal melaporkan adanya serangan tembakan serta granat saat proses penyitaan kapal berlangsung.
  • Gedung Putih mengecam tindakan Iran sebagai perampokan meskipun menilai insiden tersebut tidak melanggar ketentuan gencatan senjata.

Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran merilis video yang diklaim menunjukkan pasukan Garda Revolusi menyiata dua kapal kargo di Selat Hormuz.

Rekaman tersebut disiarkan media pemerintah Iran hanya beberapa jam setelah perpanjangan gencatan senjata diumumkan.

Dalam video itu, pasukan bersenjata bertopeng dari Garda Revolusi Iran tampak mendekati kapal kontainer bertanda MSC sebelum menaiki lambung kapal menggunakan tangga.

Aksi serupa juga terlihat saat mereka mendekati kapal lain dan memasuki bagian dalamnya.

Iran menyatakan dua kapal tersebut, yang berbendera Panama dan Liberia, ditahan karena diduga beroperasi tanpa izin serta memanipulasi sistem navigasi.

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran merilis video yang diklaim menunjukkan pasukan Garda Revolusi menyiata dua kapal kargo di Selat Hormuz. [Istimewa]
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran merilis video yang diklaim menunjukkan pasukan Garda Revolusi menyiata dua kapal kargo di Selat Hormuz. [Istimewa]

Namun, laporan otoritas maritim Inggris seperti dilansir dari NY Post, menyebut kapal mengalami kerusakan setelah pasukan Iran melepaskan tembakan dan melempar granat dari kapal cepat.

Operator kapal yang berbasis di Yunani mengonfirmasi bahwa salah satu kapalnya telah dinaiki pasukan Iran.

Sementara itu, Panama mengecam tindakan tersebut sebagai aksi ilegal dan menyebutnya sebagai ancaman serius terhadap keamanan maritim global.

Di sisi lain, Gedung Putih menilai insiden ini tidak melanggar gencatan senjata.

“Ini bukan kapal AS atau Israel, melainkan kapal internasional,” ujar juru bicara Karoline Leavitt.

Karoline Leavitt lebih lanjut menyebut bahwa tindakan yang dilakukan pasukan Garda Revolusi Iran sebagai aksi perampokan.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah pasukan Amerika Serikat mengambil alih kapal berbendera Iran di kawasan yang sama.

Selain itu, laporan menyebut AS juga mencegat beberapa tanker minyak Iran di perairan Asia.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut blokade AS di Selat Hormuz sebagai hambatan utama bagi negosiasi damai.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan peluang pembicaraan lanjutan masih terbuka, dengan kemungkinan digelar dalam waktu dekat di Islamabad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel

Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?

Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:52 WIB

Sekolah Iran di Tengah Perang: Tanpa Telepon, Internet Mati dan Kelas Hancur

Sekolah Iran di Tengah Perang: Tanpa Telepon, Internet Mati dan Kelas Hancur

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:39 WIB

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:22 WIB

Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati

Donald Trump Terima Laporan: 8 Demonstran Wanita Anti Rezim Iran Tak Jadi Dieksekusi Mati

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman

Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:01 WIB

Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel

Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:00 WIB

Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya

Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:54 WIB

Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!

Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:52 WIB

Dukung Usulan Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Burhanuddin: Terobosan Buat Reformasi Kepartaian Kita

Dukung Usulan Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Burhanuddin: Terobosan Buat Reformasi Kepartaian Kita

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:45 WIB

Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri

Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:44 WIB

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:41 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Ustaz Khalid Basalamah: Saya Tidak Kenal Pihak yang Terlibat Korupsi Haji

Penuhi Panggilan KPK, Ustaz Khalid Basalamah: Saya Tidak Kenal Pihak yang Terlibat Korupsi Haji

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:37 WIB

Kepergok Hendak Bobol Warung Sembako, Pencuri Dihajar Warga hingga Cium Aspal

Kepergok Hendak Bobol Warung Sembako, Pencuri Dihajar Warga hingga Cium Aspal

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:15 WIB

Menangis di Sidang Chromebook, Ibrahim Arief Merasa Dikriminalisasi: Apa Dosa Saya?

Menangis di Sidang Chromebook, Ibrahim Arief Merasa Dikriminalisasi: Apa Dosa Saya?

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:13 WIB