Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.334,476
LQ45 632,546
Srikehati 309,556
JII 380,675
USD/IDR 17.905

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Liberty Jemadu

Kamis, 23 April 2026 | 15:22 WIB
Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut
Gagasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tentang tarif di Selat Malaka membuat negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura kalang kabut. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan wacana penerapan tarif di Selat Malaka yang memicu penolakan negara-negara tetangga.
  • Malaysia dan Singapura menegaskan bahwa pengambilan keputusan Selat Malaka harus melalui konsensus bersama.
  • Menlu Sugiono menyatakan Indonesia tidak akan menerapkan tarif karena tindakan tersebut melanggar konvensi hukum laut internasional UNCLOS.

Suara.com - Komentar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tentang wacana menarik tarif di Selat Malaka membuat negara-negara tetangga kalang kabut. Menteri Luar Negeri Singapura dan Malaysia buru-buru memberikan klarifikasi yang menentang ide Purbaya tersebut.

Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan pada Rabu (22/4/2026) mengatakan keputusan terkait Selat Malaka tak bisa dibuat sepihak oleh Indonesia, seperti yang dilakukan Iran di Selat Hormuz. Ia menegaskan Selat Malaka merupakan tanggung jawab empat negara termasuk Malaysia, Singapura dan Thailand.

"Apa pun keputusan tentang Selat Malaka harus melibatkan kerja sama empat negara, tak bisa dibuat sepihak," kata Mohamad dilansir dari kantor berita Bernama.

Ia mengatakan Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand memiliki kesepakatan patroli bersama di Selat Malaka. Karenanya hal itu menjadi basis dalam setiap keputusan soal salah satu jalur perdagangan paling penting di dunia tersebut.

"ASEAN secara keseluruhan berbasis pada konsensus. Bahkan pada level subkomite, semuanya berdasar pada konsensus," tegas Mohamad.

“ASEAN is entirely based on consensus. Even at the sub-committee level, everything is based on consensus,” he said, referring to the Association of Southeast Asian Nations.

Di saat yang sama Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan juga menegaskan pihaknya tak berniat sama sekali menutup Selat Malaka seperti yang dilakukan Iran di Selat Hormuz. Ia menekankan ekonomi tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Singapura justru tergantung pada Selat Malaka.

"Kami tak menetapkan biaya. Tiga negara ini semuanya bergantung pada perdagangan. Justru penting bagi kami untuk tetap membiakan Selat Malaka terbuka untuk semua," beber Balakrishnan disitat dari Channel News Asia.

Lebih lanjut Balakrishnan mengatakan bahwa Singapura menghormati Konvensi PBB tentang Hukum Laut atau UNCLOS, kesepakatan internasional tentang laut, sebagai basis kebijakan di Selat Malaka.

baca juga

"Hak melintas dijamin untuk semua pihak. Kami tidak akan berpartisipasi dalam setiap upaya untuk menutup atau menerapkan tarif di Selat Malaka," tegas dia.

Pada Kamis ini Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono juga buka suara, untuk mengklarifikasi gagasan Purbaya. Sugiono bilang Indonesia tidak akan memberlakukan tarif di Selat Malaka karena hal itu tidak sesuai dengan UNCLOS.

“Jadi, tidak. Indonesia tidak pada posisi untuk melakukan itu (memberlakukan tarif di Selat Malaka),” tegas Sugiono.

Ia mewanti-wanti bahwa jika mengabaikan UNCLOS, maka Indonesia adalah pihak yang paling dirugikan. Alasannya karena UNCLOS adalah basis pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan oleh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:58 WIB

Selat Malaka di Tengah Bayang-bayang Konflik Global, Sinyal Keras dari Singapura

Selat Malaka di Tengah Bayang-bayang Konflik Global, Sinyal Keras dari Singapura

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:02 WIB

Konflik Selat Hormuz Berlanjut, Iran Tegaskan Gencatan Senjata Tidak Berlaku Selama Ada Blokade AS

Konflik Selat Hormuz Berlanjut, Iran Tegaskan Gencatan Senjata Tidak Berlaku Selama Ada Blokade AS

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:01 WIB

Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka

Kata-kata Menlu Singapura Tolak Purbaya Soal Tarif Selat Malaka

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:34 WIB

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB

Terkini

Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway

Modus Baru Judi Online, Pakai Merchant UMKM hingga Payment Gateway

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China

Purbaya Ungkap 4 Negara Bebas Aturan DHE SDA, Ada AS hingga China

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan

3 Rekomendasi Parfum Aroma Susu dengan Wangi Creamy, Beri Kesan Manis yang Menenangkan

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:12 WIB

BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?

BUMN Punya Hotel dan Apartemen Disorot, Masih Relevankah untuk Negara?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:10 WIB

Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah

Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:08 WIB

Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby

Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:06 WIB

11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket

11 Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG Mattelast untuk Bibir Gelap, Cuma Rp55 Ribuan Sepaket

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:05 WIB

Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi

Siasat Produsen Ban Gajah Tunggal Bertahan dari Lonjakan Biaya Produksi

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:05 WIB

Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital

Berawal dari Hobi Main Game, Konten Kreator Sahrul Agusti Kini Jadi Pengusaha Digital

Entertainment | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:04 WIB

Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar

Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:02 WIB

×