Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 24 April 2026 | 10:25 WIB
Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton
Kondisi lalu lintas di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
baca 10 detik
  • Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan mengganti material aspal menjadi beton di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
  • Perombakan dilakukan tahun ini untuk mengatasi kerusakan jalan tahunan akibat kondisi tanah serta beban aktivitas kendaraan.
  • Dinas Bina Marga telah berkoordinasi agar pembetonan tidak mengganggu proyek pembangunan stasiun MRT Jakarta yang sedang berjalan.

Suara.com - Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan merombak total konstruksi jalan di kawasan strategis Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Langkah ini diambil guna mengakhiri siklus kerusakan jalan tahunan di wilayah tersebut dengan mengganti material aspal menjadi beton.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengungkap berdasar hasil evaluasi teknis, struktur tanah dan beban aktivitas di Kebon Sirih sudah tidak memadai jika hanya menggunakan lapisan aspal biasa.

"Masalah Kebon Sirih, setelah kami evaluasi, ada kondisi bawahnya tidak baik dan juga memang ada galian-galian. Ini yang selalu terjadi di Kebon Sirih dari tahun ke tahun," ujar Heru Suwondo dalam rapat kerja bersama Komisi D DPRD DKI Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pengerjaan pembetonan ini dapat dimulai pada tahun anggaran berjalan.

Material beton dipilih sebagai solusi permanen karena ketahanannya terhadap rembesan air dan kemampuannya menahan beban kendaraan berat yang melintasi jantung ibu kota tersebut.

"Kami upayakan tahun ini kami akan masuk lagi ke Kebon Sirih, namun dengan material yang berbeda. Kami akan menggunakan beton di Kebon Sirih nantinya," beber pria yang akrab disapa Wondo tersbut.

Mengingat Kebon Sirih juga masuk dalam rute proyek MRT Jakarta, Dinas Bina Marga menjamin pengerjaan fisik tidak akan berbenturan dengan titik pembangunan stasiun bawah tanah.
Pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi pemetaan koordinat agar kedua proyek strategis ini berjalan beriringan.

"Di lokasi stasiun kami tidak akan kerjakan, hanya kami rapikan saja. Tapi di luar stasiun, akan kami lakukan pembetonan," pungkas Wondo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:50 WIB

Sistem Mitigasi Dinilai Pincang, DPRD DKI Minta MRT Jakarta Perkuat Pasokan Listrik

Sistem Mitigasi Dinilai Pincang, DPRD DKI Minta MRT Jakarta Perkuat Pasokan Listrik

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:20 WIB

Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!

Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

×