Di sisi lain, Iran juga menegaskan bahwa mereka hanya akan melanjutkan pembicaraan jika tekanan dari Amerika Serikat dihentikan.
Perundingan Masih Berlanjut
![Bendera Iran [Unsplash/Sina]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/05/55602-bendera-iran.jpg)
Meskipun putaran pertama perundingan belum membuahkan hasil, peluang untuk melanjutkan dialog tetap terbuka. Pakistan bahkan disebut siap kembali menjadi tuan rumah untuk putaran berikutnya.
Beberapa laporan terbaru menyebutkan bahwa pemerintah Pakistan terus mendorong kedua negara untuk kembali ke meja perundingan, bahkan ketika situasi masih belum stabil.
Selain itu, pejabat Pakistan juga menyambut baik perpanjangan gencatan senjata sebagai langkah penting menuju negosiasi yang lebih serius.
Hal ini menunjukkan bahwa Islamabad tidak hanya menjadi lokasi pertemuan, tetapi juga aktor aktif dalam menjaga proses diplomasi tetap berjalan.
Dulu Direspon Begini...
Bukan Indonesia yang menjadi lokasi utama perundingan meski sebelumnya, Indonesia sempat menunjukkan kesiapan untuk terlibat aktif dalam upaya perdamaian.
Presiden Prabowo Subianto bahkan menyatakan kesediaannya untuk terbang langsung ke Teheran guna memfasilitasi dialog antara Iran dan Amerika Serikat, meski akhrinya tertolak halus.
"Kami menghargai niat baik yang disampaikan oleh Pemerintah Republik Indonesia, tetapi sampai saat ini belum ada langkah berkaitan dengan hal tersebut, dan kami masih belum mengetahui apakah langkah seperti ini dapat berdampak atau berpengaruh atau tidak," kata Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi Senin (2/3/2026).
"Tetapi jika Pemerintah Indonesia ingin melakukan komunikasi dan interaksi dan berbicara dengan pihak Iran, tentu hal tersebut memungkinkan," imbuhnya.
Kontributor : Dea Nabila