Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
Praka Rico Pramudia
  • Praka Rico Pramudia gugur akibat luka serius dari serangan tank Merkava milik militer Israel.

  • Indonesia mendesak PBB melakukan investigasi transparan dan menuntut pertanggungjawaban atas serangan di Lebanon.

  • Almarhum merupakan prajurit TNI AD yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan misi perdamaian dunia.

Suara.com - Tragedi kemanusiaan melanda pasukan perdamaian dunia setelah prajurit TNI Praka Rico Pramudia dinyatakan gugur di Lebanon.

Luka fatal akibat serangan senjata berat militer Israel menjadi penyebab utama meninggalnya personel pasukan perdamaian ini.

Pemerintah Indonesia bereaksi keras dengan menuntut pengusutan tuntas atas insiden berdarah yang menimpa warga negaranya tersebut.

Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) menghadiri penghormatan kepada jenazah personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) setibanya di VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/mrh/YU]
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) menghadiri penghormatan kepada jenazah personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) setibanya di VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/mrh/YU]

Kematian Rico menambah daftar panjang risiko tinggi yang dihadapi prajurit dalam misi stabilisasi di wilayah konflik.

Dukungan internasional kini mengalir untuk menghormati pengabdian terakhir sang prajurit bagi perdamaian di tanah Lebanon.

Serangan mendadak menggunakan alat utama sistem persenjataan berat tersebut menghancurkan perlindungan di markas Adchit Al Qusayr.

Praka Rico sempat menjalani perawatan medis intensif selama hampir satu bulan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Kopral Rico Pramudia (Ist)
Kopral Rico Pramudia (Ist)

"UNIFIL menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman Kopral Pramudia serta Tentara Nasional Indonesia dan Pemerintah serta rakyat Republik Indonesia atas kehilangan yang tragis dan tak tergantikan ini," kata UNIFIL dalam pernyataan di X, Jumat (24/4/2026).

Pihak PBB mengakui dedikasi almarhum dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan yang terus bergejolak.

Kini fokus utama adalah memastikan kepulangan jenazah sang pahlawan ke pelukan keluarga di tanah air.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia segera mengambil langkah diplomatik tegas untuk merespons insiden serangan tank ini.

Pemerintah secara resmi meminta PBB melakukan tindakan nyata untuk membuktikan adanya pelanggaran dalam serangan tersebut.

"Indonesia terus mendesak PBB untuk melakukan investigasi yang menyeluruh, transparan, dan akuntabel guna mengungkap fakta serta memastikan pertanggungjawaban atas insiden ini," tulis Kemlu.

Upaya koordinasi pemulangan jenazah terus dilakukan dengan pihak otoritas terkait agar proses berjalan dengan lancar.

Publik menanti kejelasan hasil investigasi untuk mengetahui secara pasti kronologi serangan proyektil tank Merkava itu.

Almarhum dikenal sebagai sosok religius yang sering membagikan pesan kebaikan melalui kanal media sosial pribadinya.

Prajurit berusia 31 tahun ini meninggalkan seorang istri dan seorang anak laki-laki yang masih berusia balita.

Kasih sayang Rico terhadap keluarga terlihat dari penghormatan mendalam yang selalu ia berikan kepada orang tuanya.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat di kesatuan TNI Angkatan Darat maupun lingkungan Persit.

Peristiwa mematikan ini bermula pada akhir Maret 2026 ketika proyektil peluru utama menghantam titik pertahanan pasukan.

"Berbagai langkah medis terbaik telah ditempuh, namun akibat luka berat yang dialami, nyawa almarhum tidak dapat diselamatkan," tulis Kementerian Luar Negeri RI dalam rilisnya.

Tim medis di Beirut telah berupaya maksimal menyelamatkan Rico dari luka parah akibat ledakan kaliber 120 mm.

Namun perjuangan fisik sang prajurit berakhir pada hari ke-26 masa perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Kini nama Praka Rico Pramudia akan terus dikenang sebagai martir perdamaian Indonesia di kancah internasional.

Insiden yang menimpa Praka Rico Pramudia terjadi di tengah ketegangan yang meningkat di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

Markas UNIFIL yang seharusnya menjadi zona aman justru terkena dampak langsung dari aktivitas militer IDF Israel menggunakan tank Merkava.

Kejadian ini memicu protes diplomatik karena menyasar personel perdamaian PBB yang sedang bertugas menjaga stabilitas regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon

Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:09 WIB

Terkini

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:47 WIB

Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa

Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:37 WIB

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium

Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:59 WIB

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB