Ironi Reformasi Polri: Saat Polisi Masih Jadi Pelaku Utama Kekerasan terhadap Jurnalis

Vania Rossa

Senin, 27 April 2026 | 16:21 WIB
Ironi Reformasi Polri: Saat Polisi Masih Jadi Pelaku Utama Kekerasan terhadap Jurnalis
Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Nani Afrida. (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Koalisi Masyarakat Sipil meragukan independensi komite reformasi Polri yang dibentuk Presiden Prabowo melalui Keputusan Presiden Nomor 122/P Tahun 2025.
  • Komposisi komite dinilai bermasalah karena didominasi jenderal aktif dan purnawirawan tanpa melibatkan partisipasi unsur masyarakat sipil secara luas.
  • LBH Pers mencatat polisi kerap menjadi aktor utama kekerasan terhadap jurnalis dengan penanganan hukum yang tidak kunjung tuntas.

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian (RFP) menyatakan keraguan mendalam terhadap keseriusan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membenahi institusi Polri.

Keraguan ini mencuat setelah pembentukan komite reformasi yang dinilai tidak independen serta minim melibatkan unsur masyarakat sipil.

Dalam konferensi pers di Resonansi ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Nani Afrida, menyoroti terbitnya Keputusan Presiden Nomor 122/P Tahun 2025 tertanggal 9 November terkait pembentukan komite tersebut.

Nani menilai komposisi komite yang berjumlah 10 orang itu didominasi oleh mantan Kapolri serta jenderal aktif, sehingga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Sekali lagi kami menekankan seperti sebelumnya bahwa isi dari komisi ini tetap tidak independen. Kenapa? Karena tidak ada masyarakat sipil di situ, terus yang kedua juga isinya jenderal-jenderal aktif dan jenderal-jenderal yang mungkin juga sudah pensiun,” ujar Nani dalam konferensi pers, Senin (27/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa rencana reformasi tersebut terkesan hanya menjadi pemanis tanpa arah yang jelas.

“Sebenarnya juga apa yang mau dijadikan hal semacam untuk reformasi kepolisian ini masih merupakan hal yang masih dalam angan-angan dan juga masih dalam bentuk lip service saja. Belum ada masukan dalam dan struktur apa yang mau direformasi ke depannya,” tambahnya.

Polisi Jadi Aktor Dominan Kekerasan terhadap Jurnalis

Senada dengan AJI, Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) turut memberikan catatan kritis terhadap kinerja Polri.

baca juga

Direktur Eksekutif LBH Pers, Mustafa, mengungkapkan bahwa kepolisian justru kerap menjadi pelaku utama kekerasan terhadap jurnalis di lapangan.

“Bukannya memberikan perlindungan hukum, kepolisian bahkan cenderung menjadi aktor yang paling dominan dari tahun ke tahun sebagai pelaku kekerasan terhadap jurnalis,” ungkapnya.

Berdasarkan data LBH Pers tahun 2025, terdapat 23 kasus kekerasan oleh aparat kepolisian dari total 96 kasus yang tercatat. Ironisnya, sebagian besar kasus tersebut berakhir tanpa proses hukum yang tuntas.

Mustafa juga menyoroti lambatnya penanganan kasus kekerasan terhadap jurnalis di Makassar tahun 2019 yang hingga 2026 belum dilimpahkan ke pengadilan, meskipun sudah ada tersangka.

Hal serupa terjadi pada kasus penyerangan bom molotov di kantor media Jubi di Papua, yang hingga kini belum terungkap pelakunya meski terdapat rekaman CCTV.

“Kami melihat bahwa ada praktik normalisasi penghilangan bukti karena kita tahu jurnalis yang ada di lapangan itu merekam atau mendokumentasikan segala tindakan atau segala peristiwa secara jujur dan terang. Dan ketika itu diketahui atau terlihat oleh aparat penegak hukum maka ada kecenderungan jurnalis akan mendapat serangan,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koko Erwin Tiba di Bareskrim, Terjerat Kasus Pencucian Uang

Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koko Erwin Tiba di Bareskrim, Terjerat Kasus Pencucian Uang

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:20 WIB

FBI dan Polri Bongkar Jaringan Phishing Global W3LL, Incar Transaksi Rp350 Miliar

FBI dan Polri Bongkar Jaringan Phishing Global W3LL, Incar Transaksi Rp350 Miliar

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:07 WIB

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

ASN Putra Daerah Tewas Ditembak OPM, TNI-Polri Sisir Hutan Yahukimo Buru Pelaku!

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×