Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak

Dwi Bowo Raharjo | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Senin, 27 April 2026 | 18:29 WIB
Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak
Rilis kasus tindakan kekerasan dan penelantaran pada anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Senin (27/4/2026).
  • Polresta Yogyakarta mengungkap pengelola Daycare Little Aresha melakukan praktik eksploitasi demi meraih keuntungan finansial yang maksimal.
  • Pengelola sengaja melampaui kapasitas ruangan dan rasio pengasuh untuk memaksimalkan jumlah pemasukan biaya dari para orang tua.
  • Beban kerja ekstrem akibat rasio tidak seimbang memicu tindakan kekerasan dan penelantaran terhadap anak di daycare tersebut.

Suara.com - Polresta Yogyakarta mengonfirmasi bahwa motif ekonomi menjadi salah satu pendorong utama pengelola Daycare Little Aresha dalam menjalankan praktik penitipan anak yang berujung pada tindakan kekerasan dan penelantaran tidak manusiawi.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengungkap bahwa pengelola secara sengaja menampung anak dalam jumlah yang melebihi kapasitas ruangan. Tujuannya demi meraup keuntungan finansial maksimal.

Ruang terbatas berukuran 3x3 meter dipaksakan untuk menampung puluhan anak tanpa mempedulikan kelayakan dan standar kesehatan.

"Ya, termasuk motif ekonomi karena mereka mengejar pemasukan uang tentunya. Semakin banyak anak, otomatis semakin banyak pemasukan yang mereka terima," kata Pandia kepada awak media, Jumat (27/4/2026).

Kecurigaan mengenai eksploitasi bisnis ini juga diperkuat oleh temuan tim penyidik di lapangan terkait ketimpangan rasio antara pengasuh dan anak.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, menyebutkan adanya beban kerja yang sangat tidak masuk akal yang dibebankan kepada para pengasuh di lembaga tersebut.

"Ya kalau disampaikan sama Pak Kapolresta ya benar, sangat benar motif ekonomi. Karena masa satu orang (pengasuh) harus menjaga tujuh sampai delapan orang," ujar Adrian.

Kondisi ini sangat kontras dengan janji manis yang diberikan pengelola saat menjaring calon pelanggan.

Kepada para orang tua, kata Adrian, pihak daycare memberikan jaminan profesionalisme dengan rasio pendampingan yang ideal.

"Artinya seharusnya kan dia membatasi, karena dari keterangan juga dari wali murid, mereka dijanjikan satu miss itu dua sampai tiga anak. Tapi kenapa masih menampung terus berarti kan ini memang ada mencari keuntungan ya," kata dia.

Disampaikan Adrian, orang tua harus merogoh kocek sebesar Rp1-1,5 juta per anak setiap bulan tergantung paket yang dikehendaki.

Manajemen Little Aresha pun diduga menerapkan kebijakan pintu terbuka tanpa batasan kuota.

Setiap pendaftar baru langsung diterima dan dikelompokkan ke dalam berbagai paket layanan yang durasinya bergantung pada kemampuan finansial wali murid.

"Ada yang full tujuh hari, ada yang cuma sampai Sabtu, ada yang cuma sampai Jumat, ada yang dari jam 7 sampai jam 12, ada yang dari jam 7 sampai jam 5," ungkapnya.

Beban kerja yang ekstrem ini akhirnya menjadi pemicu munculnya instruksi kejam dari atasan. Dengan jumlah pengasuh yang hanya dua hingga empat orang per sif, mereka dipaksa menangani hingga 20 anak sekaligus.

Daycare Little Aresha dipasang garis polisi usai dugaan kekerasan pada anak, Sabtu (25/4/2026) [Putu Ayu Palupi/SuaraJogja]
Daycare Little Aresha dipasang garis polisi usai dugaan kekerasan pada anak, Sabtu (25/4/2026) [Putu Ayu Palupi/SuaraJogja]

Mulai dari aktivitas mandi hingga berpakaian. Sehingga muncul instruksi atau jalan pintas berupa tindakan kekerasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua

Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua

News | Senin, 27 April 2026 | 17:08 WIB

5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan

5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:00 WIB

Viral Anak Angkat Dituding Tak Tahu Balas Budi Usai Jadi Sarjana, Fakta Ibu Kandung Bikin Geger

Viral Anak Angkat Dituding Tak Tahu Balas Budi Usai Jadi Sarjana, Fakta Ibu Kandung Bikin Geger

Entertainment | Senin, 27 April 2026 | 15:26 WIB

Tak Dipenuhi Little Aresha, Ini Syarat dan Cara Urus Izin Usaha Daycare

Tak Dipenuhi Little Aresha, Ini Syarat dan Cara Urus Izin Usaha Daycare

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 15:17 WIB

Digelar Besar-besaran, Arak-Arakan Buaya dan Singa Warnai Ultah Anak Dedi Mulyadi

Digelar Besar-besaran, Arak-Arakan Buaya dan Singa Warnai Ultah Anak Dedi Mulyadi

Entertainment | Senin, 27 April 2026 | 14:43 WIB

Terkini

11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot

11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot

News | Senin, 27 April 2026 | 18:28 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tanah Abang, 5 Orang Diringkus

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tanah Abang, 5 Orang Diringkus

News | Senin, 27 April 2026 | 18:26 WIB

[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com

[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com

News | Senin, 27 April 2026 | 18:22 WIB

Presiden Prabowo Desain Khusus Kaus dan Payung untuk Peringatan May Day 2026

Presiden Prabowo Desain Khusus Kaus dan Payung untuk Peringatan May Day 2026

News | Senin, 27 April 2026 | 18:21 WIB

Jumhur Jadi Menteri LH, Rocky Gerung di Istana: Kabinet Jadi Efektif Kalau Ada Tokoh Mantan Napi!

Jumhur Jadi Menteri LH, Rocky Gerung di Istana: Kabinet Jadi Efektif Kalau Ada Tokoh Mantan Napi!

News | Senin, 27 April 2026 | 18:19 WIB

Pacu Investasi, Pemprov DKI Siapkan Perizinan Mudah dan Insentif bagi Pengusaha

Pacu Investasi, Pemprov DKI Siapkan Perizinan Mudah dan Insentif bagi Pengusaha

News | Senin, 27 April 2026 | 18:08 WIB

Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit

Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit

News | Senin, 27 April 2026 | 18:00 WIB

Pernah Divonis Kasus Hoaks, Jumhur Hidayat Kini Jadi Menteri LH: Saya Bukan Terpidana!

Pernah Divonis Kasus Hoaks, Jumhur Hidayat Kini Jadi Menteri LH: Saya Bukan Terpidana!

News | Senin, 27 April 2026 | 17:59 WIB

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

News | Senin, 27 April 2026 | 17:56 WIB

Prabowo Dipastikan Hadiri May Day 2026 di Monas, Bakal Orasi di Depan Ratusan Ribu Buruh

Prabowo Dipastikan Hadiri May Day 2026 di Monas, Bakal Orasi di Depan Ratusan Ribu Buruh

News | Senin, 27 April 2026 | 17:46 WIB