Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Irak untuk Indonesia, Ammar Hameed Saadallah Al-Khalidy, di kediamannya, Menteng, Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto dok. PDIP)
  • Megawati menerima kunjungan diplomat Irak Ammar Hameed Saadallah Al-Khalidy di Menteng pada Senin, 27 April 2026.
  • Pertemuan membahas penguatan hubungan bilateral bersejarah serta penolakan kedua negara terhadap eskalasi konflik militer di Timur Tengah.
  • Kedua pihak menekankan pentingnya kedaulatan negara berdasarkan Piagam PBB serta mengenang visi reformasi dunia dari Presiden Soekarno.

Suara.com - Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Irak untuk Indonesia, Ammar Hameed Saadallah Al-Khalidy, di kediamannya, Menteng, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Pertemuan ini membahas situasi terkini di Timur Tengah serta upaya mempererat hubungan historis antara Indonesia dan Irak.

Dalam pertemuan tersebut, Al-Khalidy mengawali perbincangan dengan mengenang kunjungan bersejarah Presiden Soekarno ke Baghdad pada tahun 1961.

Ia menegaskan bahwa Irak masih menghargai dokumentasi hubungan tersebut sebagai bukti kedekatan kedua negara.

"Kami masih menyimpan film dokumenter kunjungan bersejarah tersebut," kata Al-Khalidy dikutip dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Lebih lanjut, Al-Khalidy mengapresiasi konsistensi sikap Megawati Soekarnoputri dalam menjaga kedaulatan negara-negara Timur Tengah, terutama saat Megawati menjabat sebagai Presiden Indonesia.

"Hubungan Indonesia dan Irak sudah masuk tahun ke-76, kami terus berharap tetap kuat dan hangat, kami juga tahu sikap Ibu Megawati saat menjadi presiden yang menolak serangan terhadap Irak tahun 2003," ujar Al-Khalidy.

Terkait situasi geopolitik terkini, Al-Khalidy memaparkan sikap resmi pemerintah Irak yang menolak eskalasi militer di kawasan tersebut, termasuk serangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

"Pemerintah kami secara resmi mengutuk serangan AS dan Israel ke Iran, namun juga mengutuk serangan balasan Iran terhadap negara-negara tetangganya. Kami menolak perang ini, kami menjunjung tinggi mekanisme dialog, negoisasi dan perdamaian," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Megawati menegaskan bahwa serangan terhadap kedaulatan negara merdeka merupakan pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan Dasa Sila Bandung.

Ia pun menceritakan pengalamannya saat berhadapan langsung dengan Presiden AS George W. Bush terkait invasi ke Irak tahun 2003 silam.

"Saya ini berteman dengan George W Bush, Presiden AS saat itu, tapi sikap politik kami berbeda, saya menolak serangan AS terhadap Irak tahun 2003 saat saya masih Presiden Indonesia," kata Megawati.

Megawati juga mengenang kunjungannya ke Amerika Serikat pasca-tragedi 11 September untuk menyampaikan simpati, namun dengan tetap memberikan batasan tegas agar dunia tidak menyalahkan agama tertentu atas tindakan terorisme.

"Saya presiden pertama yang datang ke AS setelah peristiwa 11 September bertemu Presiden Bush menyampaikan simpati saya dan mengutuk terorisme, tapi saya juga menyampaikan penolakan saya mengaitkan terorisme dengan ajaran Islam," tegas Megawati.

Perbincangan juga menyentuh soal warisan pemikiran Bung Karno, terutama pidato "To Build the World Anew".

Al-Khalidy mengaku sangat mengagumi visi Bung Karno yang sudah melampaui zamannya, terutama mengenai gagasan reformasi PBB.

"Ternyata Bung Karno sudah melontarkan ide reformasi PBB di tahun 1960 melalui pidatonya, jauh sebelum pembahasan masalah reformasi PBB yang ramai dibahas sejak tahun 1993," ungkap Al-Khalidy.

Di akhir pertemuan, Megawati memberikan cendera mata berupa buku-buku Bung Karno, biografi politik dirinya dalam bahasa Arab, serta kemeja tenunan Endek dari Bali.

"Harapan saya, kalau Yang Mulia memakai baju ini akan selalu ingat saya dan Indonesia," kata Ibu Megawati sambil tersenyum, yang kemudian dijawab dengan hangat oleh Al-Khalidy, "Tentu yang Mulia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

News | Senin, 27 April 2026 | 19:53 WIB

Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS

Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:13 WIB

Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran

Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran

News | Senin, 27 April 2026 | 15:06 WIB

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

News | Senin, 27 April 2026 | 10:47 WIB

Terkini

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:59 WIB

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:36 WIB

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:40 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:30 WIB

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:07 WIB