Gus Ipul Minta Kepala Daerah Ikut Jaring Calon Siswa Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 13:00 WIB
Gus Ipul Minta Kepala Daerah Ikut Jaring Calon Siswa Sekolah Rakyat
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat audiensi bersama sejumlah kepala daerah, antara lain Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Pasaman Barat Yulianto, serta Wakil Bupati Pegunungan Bintang Arnold Nam, dan jajaran perangkat daerah lainnya. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat sebagai strategi utama memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Hal ini disampaikan dalam audiensi bersama sejumlah kepala daerah, antara lain Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Pasaman Barat Yulianto, serta Wakil Bupati Pegunungan Bintang Arnold Nam, dan jajaran perangkat daerah lainnya.

Gus Ipul menekankan, Sekolah Rakyat merupakan intervensi kunci bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin yang belum sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah.

“Sekolah Rakyat ini untuk mereka yang selama ini tidak terlihat (the invisible people), padahal ada di sekitar kita. Mereka tidak bisa makan layak, bahkan tidak mampu menebus ijazah. Ini yang harus kita jemput,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah anak yang tidak sekolah, belum sekolah, atau berpotensi putus sekolah mencapai lebih dari 4 juta orang dan terus bertambah setiap tahun, terutama dari lulusan SMP yang tidak melanjutkan ke SMA.

Gus Ipul menjelaskan, Sekolah Rakyat menjadi bagian dari strategi ketiga pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, yakni memutus transmisi kemiskinan melalui pendidikan. Dua strategi lainnya adalah mengurangi beban pengeluaran melalui bantuan sosial serta meningkatkan pendapatan melalui pemberdayaan.

Untuk itu, ia meminta gubernur, bupati dan wali kota aktif mendukung program ini, terutama dalam penyediaan lahan minimal 7 hektare sebagai syarat pembangunan sekolah berkonsep boarding school tersebut.

“Target Presiden, setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat dengan gedung permanen. Tahun ini ditargetkan 30 ribu siswa, tahun depan 100 ribu siswa,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, sejumlah daerah menyampaikan progres dan komitmennya. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang diwakili Bupati Yulianto melaporkan proses penyediaan lahan yang hampir rampung dan ditargetkan segera masuk tahap pembangunan.

Sementara Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Kepala Dinas Sosial Puspo Enggar Hastuti menyampaikan kesiapan lahan, meski harus mengalihkan rencana pembangunan lain demi mendukung Sekolah Rakyat.

Dari wilayah timur Indonesia, Wakil Bupati Pegunungan Bintang Arnold Nam menyatakan kesiapan daerahnya mendukung program.Sekolah Rakyat, termasuk dalam hal penguatan pendamping sosial di lapangan.

Adapun dari Kabupaten Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo hadir bersama jajaran perangkat daerah untuk memastikan kesiapan lintas sektor dalam mendukung program tersebut.

Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki peran sentral dalam keseluruhan proses, mulai dari penyediaan lahan, pengusulan kepala sekolah dari ASN, penjaringan siswa hingga pengawasan pelaksanaan.

“Kalau tidak ditangani sekarang, jumlah anak putus sekolah akan terus bertambah. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Di sisi lain, Gus Ipul juga menyoroti pentingnya perbaikan data sosial sebagai fondasi kebijakan. Dia mencontohkan, melalui digitalisasi bansos berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah berhasil menekan tingkat kesalahan penyaluran bantuan secara signifikan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan,  Ini Faktanya

Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:09 WIB

Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang

Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:43 WIB

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:42 WIB

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:11 WIB

Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat

Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 05:00 WIB

Terkini

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:11 WIB

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:24 WIB

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:04 WIB

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:01 WIB