Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 April 2026 | 16:08 WIB
Media Inggris Sorot Kekejaman Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan
Little Aresha (Suara.com)
baca 10 detik
  • Polisi menggerebek daycare Little Aresha Yogyakarta atas dugaan penganiayaan massal terhadap puluhan balita.

  • Sebanyak 13 pengelola ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan anak yang tidak berizin.

  • Orang tua korban menuntut keadilan setelah menemukan bukti anak-anak mereka disekap dan diikat.

Suara.com - Terbongkarnya praktik penyiksaan sistematis terhadap puluhan balita di daycare Little Aresha Yogyakarta menjadi sinyal darurat atas rapuhnya sistem pengawasan institusi penitipan anak di Indonesia.

Kasus ini mencuat setelah kepolisian melakukan penggerebekan mendadak yang mengungkap kondisi mengenaskan para korban di balik tembok fasilitas yang terlihat mewah tersebut.

Polisi menemukan fakta bahwa puluhan anak mengalami kekerasan fisik mulai dari pengikatan anggota tubuh hingga penyekapan di ruang sempit.

Daycare Little Aresha (Dok. RRI)
Daycare Little Aresha (Dok. RRI)

Insiden ini memicu kemarahan publik sekaligus keprihatinan mendalam mengenai banyaknya tempat penitipan anak yang beroperasi tanpa legalitas resmi. Media Inggris, BBC menilai kejadian ini tak termaafkan.

"Sungguh tak termaafkan."

"Dugaan pelecehan di Little Aresha telah memicu gelombang kemarahan publik baru di Indonesia. Banyak yang menyerukan pengawasan yang lebih ketat di fasilitas penitipan anak."

Kini 13 orang pengelola dan pengasuh telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana perlindungan anak.

Aksi vandalisme penuh umpatan terlihat di Daycare Little Aresha Selasa (28/4/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Aksi vandalisme penuh umpatan terlihat di Daycare Little Aresha Selasa (28/4/2026). [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

Penyelidikan bermula dari laporan mantan karyawan yang tidak tahan melihat perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak di lembaga tersebut.

Saat melakukan penggeledahan, aparat menemukan bukti konkret berupa luka fisik dan kondisi anak yang terikat tangan serta kakinya.

baca juga

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta, Rizki Adrian, membeberkan temuan ruang isolasi yang sangat tidak layak bagi pertumbuhan balita.

Terdapat beberapa kamar kecil berukuran sekitar 3 meter yang dipadati oleh hingga 20 anak dalam satu ruangan.

Data kepolisian menunjukkan dari 103 anak yang terdaftar, sedikitnya 53 anak diduga kuat menjadi korban kekerasan fisik dan penelantaran.

Noorman, salah satu orang tua korban, mengaku sangat terpukul setelah melihat dokumentasi penggerebekan yang memperlihatkan kondisi anaknya.

"Kami kemudian diperlihatkan video penggerebekan yang memperlihatkan anak-anak dengan tangan dan kaki terikat, tanpa pakaian dan hanya mengenakan popok," ujar Noorman kepada BBC Indonesia.

Awalnya ia tergiur dengan fasilitas pendingin udara dan program bermain yang dijanjikan oleh manajemen yayasan yang terlihat sangat komunikatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:00 WIB

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:43 WIB

Buntut Kekerasan di Daycare Jogja, Komisi X DPR Segera Panggil Mendikdasmen untuk Evaluasi Total

Buntut Kekerasan di Daycare Jogja, Komisi X DPR Segera Panggil Mendikdasmen untuk Evaluasi Total

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:00 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

×